
Wabup Purbalingga ingatkan mahasiswa UT tetap fokus dan konsisten

Purbalingga (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dimas Prasetyahani mengingatkan mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah untuk tetap fokus dan konsisten dalam menjaga semangat belajar hingga menyelesaikan studi.
"Jadi adik-adik semua betul-betul menyelesaikan apa yang sudah kalian mulai. Berani mendaftar berarti siap menjadi seorang sarjana, siap?" kata dia saat menghadiri acara Pengenalan Profil Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut) Utama Purbalingga di Operation Room Graha Adiguna, Kompleks Sekretariat Daerah Purbalingga, Minggu, sebagai pra-orientasi mahasiswa baru UT masa registrasi 2025 Ganjil.
Menurut dia, kehadiran Salut di Purbalingga menjadi solusi bagi masyarakat pekerja yang terkendala waktu untuk melanjutkan pendidikan.
Selain itu, kata dia, UT memiliki spesialisasi pembelajaran daring yang memudahkan mahasiswa, termasuk pekerja dan profesional, mengikuti kuliah tanpa mengganggu pekerjaan.
Dimas menceritakan manfaat ilmu dia yang diperoleh selama kuliah di Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto serta Magister Manajemen Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Ia mengemukakan kuliah yang dijalani sebagai bermanfaat dalam menunjang karier dan bisnis yang digeluti saat ini.
"Ijazah hanyalah bukti pernah sekolah, bukan bukti pernah berpikir. Oleh karena itu, kuliah harus dijalani dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat di masyarakat," katanya.
Meskipun mengakui pembelajaran daring menawarkan fleksibilitas, dia menilai, metode tersebut memiliki kelemahan karena kurang mempertajam insting sebagai cendekia.
Ia mengharapkan UT dapat rutin menggelar pertemuan tatap muka untuk menjaga motivasi dan semangat saling menyemangati antar-mahasiswa.
"Apalagi jika ada yang sudah bekerja atau menjadi profesional, syukur-syukur ilmu yang didapat di kelas bisa langsung diimplementasikan di pekerjaan sehari-hari. Itu malah lebih ngelotok lagi, praktiknya lebih luar biasa dibandingkan KKN biasa," kata Wabup Dimas Prasetyahani.
Baca juga: Wakil Rektor: Sebagian besar lulusan UT sudah bekerja
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
