Logo Header Antaranews Jateng

Mengenal penyakit kelenjar gondok yang banyak di masyarakat

Kamis, 7 Agustus 2025 10:52 WIB
Image Print
Pugud Samodro, Dosen Dept Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto/RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Tanda-tanda yang bisa dijumpai dapat berupa tremor jari tangan, mata menonjol, pembesaran kelenjar gondok,

Hal ini menyebabkan jari-jari tangan gemetaran (tremor). Hormon tiroid akan menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan kuat. Pada orang normal detak jantung berkisar 60-100 kali per menit. Jika kadar hormon tiroid berlebihan di dalam darah maka hal ini akan menyebabkan jantung berdebar lebih cepat sampai lebih dari 120 kali per menit. Hal ini yang dirasakan oleh pasien detak jantung berdebar-debar. 

Apabila hal ini dibiarkan berlarut-larut maka kemungkinan akan muncul komplikasi berupa irama jantung berdetak tidak normal (gangguan irama jantung). Bila hal ini tidak segera ditangani dengan seksama maka komplikasi lebih lanjut akan timbul berupa gagal jantung. 

Hal sebaliknya jika hormon tiroid kadarnya lebih rendah dari normal maka detak jantung lebih lambat dan daya pompa jantung menjadi lebih lambat. Bila tidak segera ditangani juga menyebabkan komplikasi gagal jantung. Pertumbuhan sel hati yang normal memerlukan hormon tiroid. 

Jika kadar hormon berubah akan menyebabkan metabolisme lemak dan gula menjadi terganggu. Demikian juga dengan pembentukan enzim dan getah empedu. Gerakan otot pada dinding usus dikendalikan juga oleh hormon tiroid. 

Kekurangan hormon tiroid akan menyebabkan gerakan usus menjadi lamban sehingga orang akan mengeluh sulit buang air besar. Sebaliknya bila kadar hormon tiroid berlebihan maka akan menyebabkan sering buang air besar atau diare. 

Metabolisme meningkat menyebabkan kebutuhan oksigen juga meningkat. Dalam semenit manusia bernafas 16-20 kali per menit tetapi apabila kadar tiroid tinggi akan mengakibatkan napas lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Meskipun begitu, otot pernafasan bukan semakin kuat dan besar, otot pernafasan malah justru semakin kecil dan lemah. 

Kulit, rambut dan kuku sangat terpengaruh oleh adanya hormon tiroid ini. Kulit orang yang hipertiroid akan teraba hangat dan berkeringat banyak . Sebaliknya jika hormon tiroid berkurang akan mengakibatkan kulit menjadi dingin dan kering. Rambut kering dan mudah rontok. 

Hormon tiroid juga akan memengaruhi fungsi dan pertumbuhan organ seksual. Hormon tiroid sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan rahim dan siklus menstruasi. Pada orang yang kekurangan hormon tiroid akan memberikan dampak pertumbuhan rahim dan menstruasi datang terlambat. Wanita yang mengalami kekurangan hormon tiroid umumnya sulit hamil dan menstruasi bisa lebih deras atau lebih banyak dari pada semestinya. Jika mengalami kelebihan hormon tiroid, menstruasi menjadi lebih jarang dan sering mengalami keguguran.  

Anak yang hormon tiroidnya kurang akan mengalami pertumbuhan tulang dan giginya akan terganggu. Tulang akan jadi lebih pendek dan lebih rapuh, sehingga anak terlihat kerdil. Jika terjadi pada usia dewasa maka proses penghancuran dan pembangunan tulang jadi lebih lambat. Hormon tiroid yang berlebihan akan sebabkan pengeroposan tulang atau osteoporosis. Pertumbuhan gigi pada anak juga lebih lambat, gigi lebih tipis sampai usia dewasa kemungkinan gigi susu masih ada pada kekurangan hormon ini.  

Secara umum, kelainan gondok ini bisa dibagi menjadi 2 bagian atau kelainan yaitu kelainan anatomis (bentuknya) dan kelainan fungsional (banyak sedikit hormon tiroidnya). Kelainan anatomis bisa dikenal masyarakat apabila kelenjar gondok membesar. 

Seperti diketahui bahwa kelenjar tiroid berbentuk seperti kupu-kupu artinya ada 2 lobus, 1 lobus di sisi  kanan dan 1 lobus di sisi kiri. Pembesaran  kelenjar gondok bisa mengenai bagian satu sisi (kanan atau kiri saja), bisa juga keduanya membesar (kanan dan kiri) sehingga sulit dibedakan benjolan berasal dari sisi sebelah mana. 



Oleh

COPYRIGHT © ANTARA 2026