
Atlet panahan Banyumas wakili Indonesia dalam kejuaraan di Kanada

Cilacap (ANTARA) - Atlet panahan asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Fayola Jingga Naeva Maheswari menjadi salah satu atlet yang mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia "World Archery Youth Championship 2025" yang digelar di Winnipeg, Kanada, 17–24 Agustus.
Pelatih Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Banyumas Yoga Prasetya Giri Saputra di Purwokerto, Banyumas, Kamis, mengatakan Fayola yang merupakan siswi kelas 11 Kelas Olahraga SMA Negeri 3 Purwokerto itu berhasil masuk kontingen Indonesia setelah tampil gemilang dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan 2025 yang berlangsung di Kudus pada 27 Juni hingga 5 Juli.
Dalam Kejurnas Panahan 2025 tersebut, kata dia, Fayola tampil di Divisi Recurve U-18 serta berhasil meraih lima medali terdiri atas dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
"Atas keberhasilan tersebut, Fayola dipanggil Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) untuk mengikuti pemusatan latihan di Stadion Super Soccer Arena (SSA), Kabupaten Kudus," kata dia yang juga ayah kandung Fayola Jingga Naeva Maheswari. .
Ia mengatakan pemusatan latihan tersebut berlangsung mulai Senin (28/7) hingga Kamis (14/8) serta diikuti enam atlet panahan Indonesia junior U-18 terpilih, terdiri atas tiga putra dan tiga putri.
Dalam hal ini, kata dia, tim putri diperkuat oleh Shafira Nurin Najwa, Fathiyya Erista Maharani, serta Fayola Jingga Naeva Maheswari dan seluruhnya berasal dari Jawa Tengah.
Sementara tim putra terdiri atas Raz Azhar Azaqi dari Banten, Hylmi Nauca Zaida dari Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Malik Adzka Abdurrahman dari Jawa Tengah.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Perpani Banyumas Agus Nur Hadie mengaku bangga atas pencapaian Fayola yang lolos sebagai salah satu wakil Indonesia di ajang "World Archery Youth Championship 2025".
"Saya bangga, gembira, dan bersyukur atas prestasi Fayola. Ini sesuai harapan kita semua sebagai pengurus Perpani Banyumas, yang berkomitmen melahirkan atlet hingga ke tingkat internasional. Kini mulai terbukti," katanya.
Menurut dia, World Archery Youth Championship merupakan ajang bergengsi dunia bagi atlet panahan junior dan menjadi batu loncatan menuju kompetisi kelas dunia lainnya.
Ia mengharapkan Fayola dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kontingen Indonesia dalam kejuaraan dunia tersebut.
Baca juga: Mahasiswi Penjas UMS wakili Jawa Tengah lolos POMNAS 2025 Cabang Panahan
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
