Logo Header Antaranews Jateng

Disperpa: Bantuan beras kurangi beban warga dari tekanan ekonomi

Sabtu, 19 Juli 2025 13:09 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kanan) menyerahkan beras CPP kepada perwakilan warga penerima di Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kamis (17/7/2025). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang menjelaskan bantuan beras dari program penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) bermanfaat mengurangi beban warga dari tekanan ekonomi, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.

"Program ini diharapkan mampu mengurangi beban warga yang sedang menghadapi tekanan ekonomi, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat," kata Kepala Disperpa Kota Magelang Agus Dwi Windarto dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu terkait dengan penyaluran bantuan beras CPP kepada 7.930 keluarga penerima bantuan pangan di 17 kelurahan di daerah itu untuk periode Juni dan Juli 2025. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono hadir secara langsung di Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kamis (17/7), untuk menyerahkan secara simbolis bantuan itu kepada perwakilan warga.

Agus Dwi Windarto menjelaskan penyaluran beras CPP untuk alokasi dua bulan ini dilakukan secara bertahap. Total beras yang disalurkan 79.300 kilogram untuk penerima bantuan pangan (PBP) se-Kota Magelang.

Pihaknya bersama Dinsos ditugaskan melakukan pemantauan dan pengujian kualitas beras serta monitoring bersama terkait dengan penyaluran bantuan pangan dari pusat ini.

"Hasilnya kami cek di Bulog, kualitas berasnya baik, beras medium," katanya.

Di tengah penyerahan bantuan itu, Wali Kota Damar Prasetyono juga menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah warga yang tidak dapat hadir ke tempat penyerahan beras CPP karena kondisi kesehatan maupun disabilitas.

Ia menjelaskan pemerintah memikul amanah besar untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok paling rentan, merasakan kehadiran negara dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan.

"Ketika masih ada saudara-saudara kita yang kesulitan memenuhi kebutuhan paling mendasar seperti pangan, kita tidak boleh berpaling. Ini bukan semata persoalan ekonomi, tapi persoalan kemanusiaan," ujarnya.

Sesuai arahan Presiden RI dan Kepala Badan Pangan Nasional, katanya, program penyaluran CPP bagian dari upaya nasional menjaga ketahanan pangan, menstabilkan harga, sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat.

"Namun bagi saya, lebih dari itu. Ini adalah pengingat bahwa kita semua saling bergantung sebagai satu keluarga besar. Pemerintah tidak akan kuat tanpa kepercayaan dan dukungan masyarakat, dan masyarakat pun perlu tahu bahwa pemerintahnya tidak pernah berpaling," katanya.

Dia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan ini, termasuk Perum Bulog, PT Jasa Prima Logistik, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Sosial, para camat, lurah, dan seluruh perangkat wilayah.



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026