Logo Header Antaranews Jateng

IPB-Universitas Adelaide Kerja Sama "Double Degree"

Rabu, 22 Februari 2012 21:40 WIB
Image Print


"Semula kerja sama yang dilakukan adalah penelitian, dan dalam
perkembangannya kemudian terwujud program 'double degree' ini," kata
Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Sekolah Pascasarjana IPB Dr Ir Nunung Nuryantoro
di Bogor, Rabu.

Ia menjelaskan, secara resmi program itu dimulai pada Kamis (23/2). Pimpinan kedua perguruan tinggi akan menandatangani naskah kerja sama program tersebut di IPB International Convention Center (IICC), Kota Bogor, Jawa Barat.

Pihak IPB akan diwakili Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerja Sama IPB Prof Anas Miftah Fauzi, sedangkan mitranya adalah Dekan "Faculty of Profession" Prof Christopher Findlay.

Selain itu, Dekan Sekolah Pascasarjana (SPs) IPB Prof Dahrul Syah dan mantan Dekan SPs Prof Khairil Anwar Notodiputro, di mana program kerja sama itu dirintis saat ia memimpin SPs.

Ia mengatakan, Christopher Findlay juga akan memberikan kuliah umum dengan tema "Food Security: What Its Mean And How To Respond".

Ia menjelaskan bahwa tema keamanan pangan tersebut dipilih, karena isu tersebut merupakan masalah krusial yang dihadapi hampir semua negara dan menjadi perbincangan sehari-hari.

"Isu keamanan pangan itu, yang penyebabnya di antaranya akibat
perubahan iklim, distribusi dan lainnya, kini menjadi problem dunia,"
katanya.

Selain itu, kebetulan Prof Christopher Findlay juga intensif melakukan penelitian mengenai tema tersebut, sehingga mempunyai pengalaman berdasarkan riset empirik yang dapat dibagikan kepada publik.

Menurut Nunung Nuryantoro, program "doble degree" tersebut bersifat resiprokal (timbal balik), yakni kurikulum antarperguruan tinggi tersebut diakui.

Dalam pelaksanaannya, tidak hanya mahasiswa pascarjana IPB pada tahun kedua yang belajar ke Universitas Adelaide, namun mahasiswa dari
Australia pada tingkat pertama juga bisa studi di IPB.

(Andi Djauhari)



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026