
Pemkab Batang gencarkan pemeriksaan hewan kurban pastikan hewan sehat

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, menggiatkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan hewan yang dijual para pedagang dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Sutadi di Batang, Kamis, mengatakan pemeriksaan tersebut bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa hewan yang diperdagangkan sesuai persyaratan hewan kurban, seperti kelamin jantan, kecukupan umur, dan kesehatan.
"Alhamdulillah, untuk sebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak ada kasus alias nol karena memang sudah tervaksinasi," katanya.
Kendati demikian pihaknya masih melakukan pengawasan dan pemeriksaan kedatangan hewan ternak, seperti sapi dan kambing dari luar, untuk mencegah penyebaran PMK.
Sutadi, yang didampingi dokter hewan Ambar Puspitaningsih, mengatakan ada beberapa kriteria hewan kurban yang dianggap layak untuk menjadi hewan kurban, seperti hidung hewan lembab atau berair dan matanya dalam kondisi cerah (bening).
Kemudian hewan tersebut memiliki kaki yang tidak bengkok, memiliki kulit yang tidak rontok saat diusap, serta jika hewan kurban itu jantan, bisa dilihat juga keadaan alat kelaminnya masih sehat.
Menurut dia, pemeriksaan pada hewan ternak atau hewan kurban ini dimulai dari gigi untuk menentukan umur, terus dari mulut apakah ada luka di mulut atau ada lesi di lidah.
"Yang pasti kegiatan pemeriksaan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelumnya dan kami gencarkan lagi mendekati Idul Adha. Semoga para penjual hewan kurban dapat memenuhi syarat supaya yang berkurban tidak kecewa," katanya.
Baca juga: Polres Pemalang imbau peternak waspada pencurian hewan kurban
Pewarta : Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
