Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar kompetisi Inovasi Daerah (Idea) Jateng 2025 yang mengusung tema Inovasi untuk Mewujudkan Jawa Tengah yang Maju dan Berkelanjutan.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jateng Arief Irwanto di Semarang, Selasa, mengatakan bahwa kompetisi inovasi adalah salah satu cara untuk mengakselerasi peningkatan pelayanan publik.
"Cakupan inovasinya diperluas tidak hanya pelayanan publik, tetapi seluruh inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan," katanya di sela peluncuran Idea Jateng 2025.
Kompetisi tersebut bertujuan membangun ekosistem inovasi yang mendorong pembinaan, penjaringan, pendokumentasian, diseminasi, hingga promosi berbagai inovasi dari perangkat daerah, BUMD, serta pemerintah kabupaten/kota se-Jateng.
Penyelenggaraan kompetisi itu merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Hal tersebut juga selaras dengan Pasal 386 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Pelaksanaan Idea Jateng 2025, kata dia, setiap pemerintah kabupaten/kota dapat mengirimkan maksimal lima inovasi, sementara tingkat provinsi dapat mengajukan satu inovasi.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai Mei hingga September 2025, terdiri atas enam tahap, yakni peluncuran dan sosialisasi, pengumpulan proposal dan dokumentasi, seleksi administrasi, penilaian oleh tim internal dan tim independen, penetapan inovasi terbaik, serta pemberian penghargaan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno menyatakan bahwa inovasi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, baik skala kecil maupun skala besar.
"Dalam kehidupan kita, hampir semua orang melakukan inovasi, sekecil apa pun. Inovasi itu tentang bagaimana pekerjaan kita bisa lebih cepat, efisien, dan hasilnya sesuai dengan harapan," katanya.
Oleh karena itu, aparatur pemerintahan yang bertugas melayani masyarakat harus lebih giat berinovasi demi kebaikan.
Sumarno berharap Idea Jateng bisa menjadi sarana untuk mengapresiasi serta memotivasi seluruh unsur pemerintahan agar terus melahirkan inovasi yang berdampak nyata pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan demikian, upaya melayani masyarakat Jawa Tengah dapat tercapai dengan lebih cepat," katanya.
Peluncuran Idea diikuti secara luring maupun daring oleh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng, BUMD, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Jateng.
Baca juga: Kota Magelang perkuat budaya inovasi sebagai budaya kerja

