
PKS Jateng Dekati NU

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan PKS Wilayah Jawa Tengah A. Fikri Faqih, di Semarang, Rabu, usai memimpin silaturahmi partai tersebut ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jateng.
Menurut dia, secara tidak langsung PKS juga tetap memiliki hubungan emosional dengan NU, mengingat sejumlah kadernya juga berlatar belakang Nahdiyin.
Ia mencontohkan, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah, seperti Mahmud Mahfudz dan Wahid Ahmadi merupakan jebolan Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur.
Bahkan, kader PKS di pusat, seperti Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri juga memiliki latar belakang sebagai warga Nahdiyin.
"Sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar, aspirasi Nahdlatul Ulama tentu harus kami dengar dan perjuangkan," kata Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah ini.
Kedua organisasi ini, lanjut dia, diharapkan dapat bersinergi untuk kepentingan umat.
Dalam silaturahmni yang diterima langsung oleh Ketua Pengurus NU Wilayah Jawa Tengah Muhammad Adnan tersebut, kata dia, juga ditegaskan tentang pentingnya peran PKS dan NU dalam membina dan mencerdaskan umat.
"Keduanya perlu disinergikan untuk kepentingan umat, melalui bagiannya masing-masing," katanya.
Keberagaman latar belakang kader PKS ini, lanjut dia, juga disambut baik, termasuk keberadaan warga Nahdiyin.
"Dengan dekian, PKS akan dapat diterima oleh berbagai kalangan," katanya.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
