
SBY: Usahawan Hargai Buruh

Isu seputar beberapa hal inilah yang belakangan sering menjadi pemicu demonstrasi oleh kaum buruh di mana-mana.
Harapan tersebut disampaikan Yudhoyono dalam pidatonya pada perayaan tahun baru Imlek Nasional 2563 di Balai Sidang Jakarta, Jumat, yang juga dihadiri Wakil Presiden, Boediono.
"Kepada saudara-saudara yang bergerak di dunia usaha, dari komunitas dan kalangan mana pun, sekali lagi saya mengajak saudara-saudara untuk memberikan penghargaan kepada para buruh dengan mengedepankan sisi keadilan," katanya.
Menurut Yudhoyono yang hadir didampingi Ani Yudhoyono, pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha Indonesia yang semakin baik harus diikuti pula oleh kesejahteraan para buruh.
"Kita perlu mengedepankan rasa keadilan. Alangkah tidak adil jika perusahaan terus meningkat dengan keuntungan berlipat, tetapi para buruhnya tidak meningkat kesejahteraan dan penghasilannya," tuturnya.
Presiden mengingatkan dunia usaha agar arif dan sadar untuk memikirkan taraf hidup para buruh dan tidak hanya menunggu aksi para buruh yang terus menerus menuntut keadilan.
"Mari kita cari solusi terbaik agar kehidupan para buruh lebih sejahtera dan kalangan dunia usaha juga dapat terus tumbuh dan berkembang. Suatu keadaan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," katanya.
Sebaliknya, Kepala Negara juga mengingatkan kepada kaum pekerja agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu kepentingan masyarakat dan menyalurkan aspirasi secara tertib dan damai.
Dalam pidatonya di hadapan sekitar enam ribu penganut Khonghucu yang merayakan tahun baru Imlek, Presiden mengajak mereka untuk menjadikan momentum tahun baru sebagai ladang amal untuk lebih banyak berbuat kebaikan dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
"Mari kita tingkatkan kesetiakawanan dan rasa kebersamaan dengan sesama warga bangsa. Tingkatkan pula keluhuran budi, sikap solidaritas, dan lebih banyak berbuat kebajikan," demikian Presiden.
Pewarta: -
Editor:
Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
