Logo Header Antaranews Jateng

11 Rumah Diterjang Puting Beliung

Rabu, 25 Januari 2012 20:57 WIB
Image Print

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut tetapi kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.

Kepala Desa Tratebang, Adi Bambang Suwarno di Pekalongan, Rabu, mengatakan, angin puting beliung tersebut menghempaskan belasan rumah penduduk ini sebelum turun hujan.

"Saat kejadian kami berada di kantor balai desa dan mendadak dikejutkan dengan hempasan angin yang berputar menembus masuk ke dalam ruangan sampai mengakibatkan pintu bagian kantor terbuka dan kaca pintu pecah," katanya.

Rumah warga yang rusak tersebut, antara lain milik Sapari (50), Casmudi (51), Kastari (52), Soyati (46), Khudori (48), Sunoto (50), Soradi (45), Waryani (40), dan Mahmud.

Menurut dia sebagian besar rumah mengalami rusak pada bagian genting hancur, kaca pecah, dan dinding rumah yang terbuat dari bambu jebol.

"Untuk mengganti genteng yang rusak diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp5 juta sedangkan kaca belum bisa kami hitung berapa kerugiannya," katanya.

Sekretaris Kecamatan Wonokerto, Fathul Hadi Annashiri mengatakan, setelah kejadian itu, sedikitnya 20 petugas dari Trantib Kecamatan Wonokerto, Polsek setempat, dan Koramil Wiradesa datang ke lokasi untuk membantu para korban.

"Masyarakat dan petugas melakukan iuran untuk membeli genteng dan bergotong-royong memperbaiki rumah yang rusak tersebut," katanya.

Ia mengatakan, selain rumah warga rusak, hujan deras yang mengguyur Desa Tratebang juga mengakibatkanjembatan penghubung desa setempat amblas.

"Amblasnya jembatan tersebut mengakibatkan arus lalu lintas kendaraan dan aktivitas warga setempat terganggu," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026