
3.000 Keris Dipamerkan di Pekalongan

Kepala Dinas Perhubunganm Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo di Pekalongan, Jumat, mengatakan, berdirinya museum yang diprakasai oleh Paguyuban Kendali Ranga Pekalongan ini diharapkan masyarakat bisa melihat 3.000 koleksi keris bernilai sejarah budaya itu.
"Museum Keris Graha Tosan Aji ini akan dibuka setiap Sabtu untuk melayani pengunjung yang ingin melihat koleksi keris dan berkonsultasi mengenai keris," katanya.
Ia mengatakan selain memfasilitasi tempat pameran keris, pemerintah kota juga akan memberikan perangkat teknologi agar koleksi keris di Museum Keris Graha Tosan Aji dapat mendunia melalui akses internet.
"Pencinta keris bisa melihat koleksi keris dengan cukup mengakses internet. Pemkot berjanji akan memberikan fasilitas itu pada Museum Keris Graha Tosan Aji," katanya.
Sebelumnya Ketua Sekretaris Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) Erman Suparno mennyambut baik kerja sama masyarakat dengan Penkot pekalongan dalam upaya pelestarian budaya.
"Keris selain mempunyai nilai sejarah budaya juga bisa dijadikan sebagai cinderamata sehingga barang itu tidak hanya sekedar untuk kegiatan ritual pernikahan adat," katanya.
Menurut dia, Kota Pekalongan berpotensi sebagai daerah tujuan wisata warisan budaya dunia karena memiliki kerajinan batik dan pusaka keris yang nilai budayanya tinggi.
"Karena itu, Pemkot Pekalongan harus bisa mengembangkan wisata budaya itu agar bisa memberikan nilai-nilai ekonomi dan menarik minat wisatawan datang ke daerah ini," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
