Logo Header Antaranews Jateng

Awas, Tinggi Gelombang Laut capai Lima Meter

Senin, 9 Januari 2012 15:32 WIB
Image Print

"Peningkatan tinggi gelombang tersebut akibat pengaruh pumpunan angin yang memanjang di Samudera Hindia selatan Jawa menuju Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat," kata prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap, Mas Pudjiono, di Cilacap, Senin.

Menurut dia, pumpunan angin tersebut menuju daerah pusat tekanan rendah di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat yang tekanan udara di pusatnya saat ini mencapai 1.004 milibar.

Ia mengatakan, pumpunan angin tersebut mengakibatkan terjadinya peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan selatan Jateng sehingga meningkatkan ketinggian gelombang.

Selain itu, kata dia, pumpunan angin tersebut mengakibatkan terjadinya pengumpulan awan aktif sehingga sebagian wilayah di pesisir selatan Jawa berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang kadang lebat yang disertai petir pada siang hingga pagi hari.

Mengenai peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan Jateng-DIY, dia mengatakan, tinggi gelombang maksimum di wilayah pantai diprakirakan mencapai dua hingga tiga meter dengan tinggi gelombang signifikan 0,75-2,5 meter dan kecepatan angin 10-25 knots yang bertiup dari arah barat daya hingga barat laut.

Sementara di wilayah Samudera Hindia selatan Jateng-DIY, lanjutnya, tinggi gelombang maksimum diprakirakan mencapai tiga hingga lima meter dengan tinggi gelombang signifikan 2-3,5 meter dan kecepatan angin 20-34 knots yang bertiup dari arah barat daya hingga barat laut.

"Kondisi tersebut diprakirakan akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Kami telah informasikan prakiraan tinggi gelombang ini kepada seluruh instansi maupun operator jasa pelayaran," katanya.

Menurut dia, gelombang setinggi tiga hingga lima meter ini berbahaya bagi pelayaran terutama kapal-kapal nelayan berukuran kecil dan tongkang pengangkut batu bara.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026