Logo Header Antaranews Jateng

Pasar Sampangan segera Dikosongkan

Kamis, 5 Januari 2012 08:21 WIB
Image Print

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Abdul Madjid di Semarang, Kamis, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang akan menangani pelebaran sungai itu, dan saat ini sedang dilakukan persiapan.

"Bangunan fisik sudah siap, dan seluruh keperluan operasional seperti listrik, air, tempat dasaran, dan instalasi pengolahan limbah sudah ada," katanya.

Sementara itu, sarana dan prasarana pendukung seperti hidran, pagar, paving, dan kanopi serta saluran yang menghubungkan dari dalam pasar ke luar telah dianggarkan dalam APBD Kota Semarang 2012.

Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut akan dilakukan berdasarkan lelang karena anggarannya mencapai Rp2,1 miliar.

Terkait dengan kekhawatiran adanya bau tidak sedap yang diakibatkan dari Pasar Sampangan, Abdul Madjid menegaskan bahwa instalasi pengolahan limbah yang ada sekarang sudah cukup.

Ia mengakui instalasi pengolahan limbah yang sudah disiapkan di Pasar Sampangan sederhana hanya menggunakan sistem grafitasi untuk pengendapan.

"Tidak seperti instalasi pengolahan limbah yang ada di Pasar Penggaron sama seperti yang diterapkan di pabrik. Pasar Sampangan tidak ada aktivitas potong ayam, paling hanya memotong daging dan ayam yang sudah mati," katanya.

Bau yang ditimbulkan hanya karena bau memotong daging dan ayam, kemudian limbahnya juga tidak merusak lingkungan, sehingga tidak perlu instalasi pengolahan limbah sekelas industri.

Di Pasar Sampangan baru terdiri atas tiga lantai dengan pembagian zonasi yakni lantai tiga untuk makanan, lantai dua untuk zonasi basah seperti untuk menjual ikan dan daging, lantai satu untuk zonasi kering seperti pakaian dan bumbu.

Sementara di lantai dasar untuk mereka yang 'pancaan' atau mereka yang sebelumnya tidak memiliki kios hanya 'gelaran'.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026