Logo Header Antaranews Jateng

Bulog Surakarta salurkan beras 60.000 ton di Solo raya selama 2023

Sabtu, 30 Desember 2023 17:20 WIB
Image Print
Sejumlah petugas Bulog Surakarta dan Pemda Surakarta saat cek penyaluran beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), di Pasar Tradisional Legi Solo. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.

Solo (ANTARA) - Perum Bulog Kota Surakarta telah menyalurkan beras sebanyak 60.000 ton untuk masyarakat di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, selama 2023, melalui dua program Badan Pangan Nasional.

"Perum Bulog telah melaksanakan dua program Badan Pangan Nasional itu, yakni penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), selama tahun ini, dengan total menyalurkan sebanyak 60.000 ton beras di wilayah Solo Raya," kata Pemimpin Cabang Bulog Surakarta, Andy Nugroho di Solo, Sabtu.

Menurut Andy Nugroho beras untuk masyarakat setelah dilaunching penyalurannya oleh Presiden Republik Indonesia di Gudang Bulog Ngabeyan Kartasura pada April 2023, sebanyak 38 ribu ton beras bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah untuk tujuh bulan alokasi sudah disalurkan di wilayah Solo Raya.

"Penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah sudah selesai dialokasikan tahun ini, yang meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, Sragen, Boyolali dan Karanganyar," kata Andy Nugroho.

Dia mengatakan program selanjutnya adalah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk beras dan jagung. Bulog Surakarta telah menggelontorkan beras SPHP sebanyak 22 ribu ton melalui berbagai saluran.

Penyaluran beras dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Kabupaten, Operasi Pasar, Distributor hingga para pedagang pengecer di pasar-pasar wilayah Solo Raya.

"Untuk Program SPHP jagung, kami menyalurkan kepada para peternak dari skala kecil hingga menengah besar di Solo Raya, untuk kebutuhan pakan ternak. Bulog Surakarta sejauh ini berencana menyalurkan sebanyak 8.750 ton jagung," katanya.

Dia mengatakan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia kepada Badan Pangan Nasional, program penyaluran bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah berupa beras akan dilanjutkan dengan alokasi Januari 2024.

Hingga akhir tahun ini Bulog Surakarta mempunyai stok beras sekitar 10 ribu ton. Bulog siap mendukung pemerintah dengan stok ketahanan pangan yang dimiliki cukup hingga menjelang musim panen pada awal 2024.

Baca juga: Bulog Surakarta salurkan jagung harga murah ke peternak



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026