Logo Header Antaranews Jateng

Jateng deflasi 0,17 persen pada Juni 2021

Kamis, 1 Juli 2021 15:07 WIB
Image Print
Kepala BPS Jateng Sentot Bangun Widoyono saat menyampaikan data pertumbuhan ekonomi Jateng 2020 secara daring di Semarang, Jumat. ANTARA/ I.C.Senjaya

Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar 0,17 persen selama Juni 2021.

Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono di Semarang, Kamis, mengatakan deflasi tersebut dipicu oleh penurunan harga sejumlah komoditas.

Ia menjelaskan deflasi dipicu oleh penurunan harga sejumlah komoditas di kelompok bahan makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan lainnya.

"Kelompok bahan makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap deflasi yang mencapai 0,27 persen," katanya.

Sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga di antaranya daging ayam, cabai merah dan rawit, serta harga telepon seluler.

Kenaikan harga komoditas yang menahan deflasi antara lain kenaikan harga mobil serta emas.

Sentot menjelaskan deflasi terjadi seluruh daerah yang menjadi wilayah survei indeks harga konsumen.

Deflasi tertinggi, lanjut dia, terjadi di Kota Tegal yang mencapai 0,36 persen.



Pewarta:
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026