Produksi sarung goyor

  • Kamis, 29 April 2021 16:41 WIB
Produksi sarung goyor

Sejumlah pekerja menenun sarung Goyor menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di industri kain sarung tradisional Goyor cap Botol Terbang kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang, Jateng, Kamis (28/4/2021). Sejak pandemi COVID-19 pemasaran sarung Goyor yang biasanya dikirim ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah saat ini hanya dipasarkan di dalam negeri dengan harga Rp600 ribu per lembar. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.

Produksi sarung goyor

Pekerja menjemur sarung Goyor di industri kain sarung tradisional Goyor cap Botol Terbang kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2021). Sejak pandemi COVID-19 pemasaran sarung Goyor yang biasanya dikirim ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah saat ini hanya dipasarkan di dalam negeri dengan harga Rp600 ribu per lembar. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.

Produksi sarung goyor

Seorang pekerja menenun sarung Goyor menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di industri kain sarung tradisional Goyor cap Botol Terbang kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang, Jateng, Kamis (28/4/2021). Sejak pandemi COVID-19 pemasaran sarung Goyor yang biasanya dikirim ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah saat ini hanya dipasarkan di dalam negeri dengan harga Rp600 ribu per lembar. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.

Produksi sarung goyor
Produksi sarung goyor
Produksi sarung goyor

Foto Lainnya