
Jepang setujui dexamethasone sebagai obat COVID-19
Rabu, 22 Juli 2020 10:00 WIB

Tokyo (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Jepang menyetujui dexamethasone steroid yang murah dan terjangkau, sebagai obat kedua COVID-19 setelah uji coba di Inggris membuktikan bahwa obat tersebut mengurangi tingkat kematian pada pasien rawat inap.
Dalam hasil yang diumumkan pada Juni, dari uji coba para peneliti di Inggris membuktikan dexamethasone sebagai obat pertama untuk menyelamatkan nyawa pasien COVID-19, yang menurut para ilmuwan menjadi terobosan besar dalam penanganan pandemi virus corona.
Nichi-Iko Pharmaceutical Co Jepang merupakan perusahaan yang juga memproduksi obat tersebut.
Sumber: Reuters
Baca juga: "Dexamethasone" disebut ampuh sembuhkan COVID-19, apa itu?
Baca juga: Pejabat: AS akan mulai produksi vaksin COVID-19 akhir musim panas
Baca juga: Perusahaan Korsel sebut tes obat anti-parasit efektif untuk COVID-19
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor:
Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
