Pemerintah diminta siapkan pembelajaran efektif saat pandemi

id pembelajaran efektif saat pandemi, belajar daring,belajar secara daring

Pemerintah diminta siapkan pembelajaran efektif saat pandemi

Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Muh Zen Adv saat menjadi pembicara pada diskusi dengan tema "Pendidikan di Masa COVID-19". (ANTARA/HO-Wisnu Adhi)

Semarang (ANTARA) -
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Muh Zen Adv meminta pemerintah segera menyiapkan konsep pembelajaran efektif bagi anak didik yang selama pandemi COVID-19 dilakukan secara daring sebagai upaya menjaga mutu pendidikan.

"Pemerintah harus meramu konsep pembelajaran efektif setelah evaluasi selama tiga bulan, dimana peserta didik mampu menyerap materi pembelajaran yang maksimal," katanya dalam diskusi dengan tema "Pendidikan di Masa COVID-19" di Semarang, Jumat.

Menurut dia, harus ada upaya lebih serius dari pemerintah untuk menjaga mutu pendidikan kepada peserta didik.

"Ke depan harus ada konsep lebih jelas dari Kemendikbud dan Kemenag untuk menyiapkan pola pembelajaran yang efektif di masa pandemi," ujarnya.

Politikus PKB itu juga mengajak instansi terkait untuk berdiskusi mengenai konsep pembelajaran dalam jaringan maupun luar jaringan dengan tujuan agar hak untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan untuk anak-anak tetap bisa dilakukan.

Ia menyebut peran orang tua saat ini juga diperhitungkan, pendidikan menjadi skala prioritas yang menyangkut masa depan bangsa.

"Harapannya, gugus tugas mempersiapkan konsep kegiatan belajar mengajar (KBM) yang matang dengan kolaborasi apapun untuk menyelamatkan dunia pendidikan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, refocusing anggaran juga harus diperkuat untuk sektor pendidikan karena banyak pihak yang harus diselamatkan, mulai dari guru, anak didik, hingga karakter.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Padma Ningrum yang juga menjadi pembicara pada diskusi tersebut mengatakan jika sejauh ini hasil evaluasi pembelajaran melalui sistem daring hanya berhasil sekitar 30-40 persen.

Menurut dia, angka tersebut menunjukkan kurangnya efektivitas belajar mengajar dalam sistem daring.

"Dari sektor teknologi untuk daring akan diperkuat, sumber daya manusia guru dan SDM multimedia akan terus kami tingkatkan di semua sektor," ujarnya.

Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan Casio dan Microsoft untuk pelatihan guru secara daring supaya bisa lebih meningkatkan efektivitas sistem pembelajaran daring.
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar