Muenchen juarai Piala Jerman

id Bayern Muenchen,muenchen,piala jerman,Bayer Leverkusen ,leverkusen

Muenchen juarai Piala Jerman

Para pemain Bayern Munich merayakan gol keempat yang dibukukan Robert Lewandowski (tengah) dalam pertandingan final Piala Jerman melawan Bayer Leverkusen, yang dimainkan di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (4/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL)

Jakarta (ANTARA) - Bayern Muenchen memenangi gelar keduanya musim ini setelah menjuarai Piala Jerman usia menaklukkan Bayer Leverkusen 4-1 pada pertandingan final di Olympiastadion, Berlin, Minggu dini hari WIB.

Kemenangan ini membawa Bayern mengoleksi dua gelar pada musim 2019/2020, setelah pertengahan Juni lalu memastikan diri menjadi juara Liga Jerman. Ini sekaligus merupakan gelar Piala Jerman ke-20 bagi tim Bavaria tersebut.

Bayern memastikan kemenangannya melalui gol-gol yang dibukukan David Alaba (menit ke-16), Serge Gnabry (24), dan Robert Lewandowski (59 dan 89), sedangkan Leverkusen mengemas dua gol hiburan dari Sven Bender (63) dan eksekusi penalti Kai Havertz (90), demikian catatan laman resmi Liga Jerman.

Bayern mengancam sejak awal saat Kingsley Coman mengirimkan umpan silang untuk disambut tandukan melebar Lewandowski.

Bayern terus menekan. Coman memaksa kiper Lukas Hradecky melakukan penyelamatan saat ia mendapat ruang tembak. Namun Hradecky kemudian harus memungut bola dari gawangnya ketika Bayern membuka keunggulan melalui tendangan bebas Alaba.

Baca juga: Flick waspadai kecepatan Leverkusen jelang final Piala Jerman

Hradecky terus dipaksa bekerja keras. Ia mampu menggagalkan upaya Thomas Mueller. Tetapi Bayern kemudian menggandakan keunggulan, kali ini melalui gol Gnabry yang memanfaatkan umpan dari Joshua Kimmich untuk diselesaikan dengan tembakan mendatar yang akurat.

Sisa waktu babak pertama menjadi milik Bayern yang mendominasi permainan. Bintang Leverkusen Kai Havertz bahkan harus turun ke bawah untuk menjemput bola tapi itu belum cukup untuk merepotkan kiper Bayern Manuel Neuer.

Leverkusen menyia-nyiakan peluang bagus pada awal babak kedua saat Moussa Diaby bergerak cepat di sisi lapangan untuk menyodorkan bola kepada pemain pengganti Kevin Volland, namun ia gagal menyambar bola tersebut.

Bayern kemudian mendapatkan gol ketiganya. Lewandowski menerima operan panjang dari Neuer untuk dia tembakkan lurus ke arah kiper Hradecky. Bola berhasil dipantulkan sang kiper ke tanah, namun memantul kembali dan saat berusaha dijauhkan justru masuk gawang.

Leverkusen akhirnya mampu mengemas gol balasan. Bola tendangan sudut yang diblok Boateng diteruskan sundulan Sven Bender untuk masuk gawang lawan.

Baca juga: Lewandowski bukukan gol penentu kemenangan untuk bawa Bayern ke final

Gol ini memicu para pemain Leverkusen untuk meningkatkan serangan. Volland dua kali gagal memanfaatkan peluang bagus, pertama saat gagal menanduk umpan silang, berikutnya saat gagal menguasai bola sodoran Havertz dengan sempurna dan membuat Neuer mudah menguasai keadaan.

Menjelang waktu normal habis, Lewandowski mengemas gol keduanya sekaligus gol keempat Bayern. Diawali bola kiriman Kimmich kepada Ivan Perisic, ia bergerak memotong untuk mengumpankan bola yang dengan mudah disambar Lewandowski.

Beberapa saat sebelum peluit panjang berbunyi, Leverkusen mendapat hadiah penalti akibat tangan Alphonso Davies mengenai bola di kotak terlarang. Havertz yang menjadi eksekutor sukses menyarangkan bola ke gawang Neuer untuk menjadi gol pelipur lara bagi Leverkusen.

Susunan pemain seturut laman resmi Liga Jerman:

Bayer Leverkusen (4-2-3-1): Lukas Hradecky, Lars Bender (Mitchell Weiser 81'), Edmond Tapsoba, Sven Bender, Wendell, Charles Aranguiz, Julian Baumgartlinger (Kerem Demirbay 46'), Moussa Diaby, Nadiem Amiri (Kevin Volland 46'), Leon Bailey (Karim Bellarabi 75'), Kai Havertz

Bayern Munich (4-2-3-1): Manuel Neuer, Benjamin Pavard, Jerome Boateng (Lucas Hernandez 69'), David Alaba, Alphonso Davies, Joshua Kimmich, Leon Goretzka, Serge Gnabry (Philippe Coutinho 87'), Thomas Mueller (Thiago 88'), Kingsley Coman (Ivan Perisic 64'), Robert Lewandowski
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar