KKN UNS angkat 18 tema

id KKN, UNS, kearifan lokal

KKN UNS angkat 18 tema

Rektor UNS Jamal Wiwoho ECARA simbolis melakukan pelepasan kepada mahasiswa KKN periode Januari-Februari 2020. ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengangkat sebanyak 18 tema pada kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) periode Januari-Februari 2020.

"Tema yang diangkat ini di antaranya optimalisasi potensi desa dan pengembangan Bumdes, pemanfaatan dan pengelolaan hasil hutan, pemberdayaan ekonomi kreatif dan UMKM desa, pemberdayaan ekonomi lokal desa, pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Okid Parama Astirin pada pelepasan mahasiswa KKN di Kampus UNS Surakarta, Selasa.

Untuk tema lain yang juga akan diangkat, di antaranya pengembangan sistem informasi desa (SID), pengentasan kemiskinan dan layak anak, peningkatan ekonomi kreatif dan pariwisata, serta peningkatan kapasitas pemerintahan desa.

Baca juga: Puluhan mahasiswa UMP ikuti KKN di Papua Barat

Sebagai pertimbangan diangkatnya tema-tema tersebut, dikatakannya, mahasiswa sebagai generasi milenial perlu melakukan pendekatan kepada masyarakat yang menyesuaikan kemajuan zaman.

"Dengan mengangkat tema-tema tersebut diharapkan UNS bisa terus berkontribusi untuk masyarakat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNS Jamal Wiwoho berpesan kepada mahasiswa agar memberikan bimbingan dan menularkan inovasi kepada masyarakat setempat dengan berbasis pada kearifan lokal.

"Inilah saat yang tepat untuk kita belajar dengan melihat langsung kearifan lokal yang dimiliki oleh setiap daerah," katanya.

Ia juga meminta kepada mahasiswa agar membantu masyarakat di lokasi KKN dengan sepenuh hati.

"Pada mereka ada masa depan kita, di desa mereka ada masa depan bangsa kita. Buktikan kalian adalah generasi milenial yang berpikir dan bertindak dengan cara-cara yang cerdas dan strategis dengan tetap berbekal pada budi dan nurani," katanya.

Sementara itu, pada KKN periode tersebut UNS memberangkatkan sebanyak 1.738 mahasiswa dan 77 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Para mahasiswa dan dosen ini akan diterjunkan di 173 desa, 55 kecamatan, 32 kabupaten, 8 provinsi, dan 1 di luar negeri.

Baca juga: 12 mahasiswa UIN Walisongo laksanakan KKN Mandiri di NTB
Baca juga: Mahasiswa UNS pasang alat peringatan dini longsor di Purbalingga
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar