Boyolali kirim duta seni pelajar ke Inggris

id duta seni pelajar ke Inggris,Duta seni boyolali,Boyolali kirim duta seni

Boyolali kirim duta seni pelajar ke Inggris

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Boyolali, Budi Prasetyaningsih, saat memberikan keterangan soal program duta seni pelajar, Kamis (9/1/2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Boyolali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Boyolali bakal mengirim perwakilan pelajar melalui Program Duta Seni dan Misi Kebudayaan Pelajar Ke Luar Negeri 2020 ke Inggris.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Boyolali, Budi Prasetyaningsih, di Boyolali, Kamis, mengatakan program tahunan Disdikbud setempat yang dicanangkan Bupati Seno Samodro itu sukses menarik minat pelajar lebih memperkaya ilmu pengetahuan.

"Program duta seni pelajar pada tahun ini, yang kedelapan, mereka bakal diberangkatkan ke luar negeri dengan tujuan Negara Inggris Raya melewati serangkaian tes seleksi yang terbagi lima tahap," katanya.

Baca juga: Duta Seni Boyolali juara "Folk Dance" di Spanyol

Dia mengatakan tahapan yang dilalui pelajar untuk menjadi perwakilan duta seni tidak mudah. Mereka harus melalui beberapa tahap seleksi, antara lain administrasi, tes tertulis, dua kali wawancara, dan audisi.

Tahap seleksi administrasi untuk mendapatkan peserta yang bakal mengikuti tes tertulis. Tahap seleksi berupa tes tertulis untuk mendapatkan 150 peserta. Selanjutnya, dari 50 peserta itu, bakal dikerucutkan menjadi 75 orang melalui tes wawancara pertama.

Setelah itu, panitia akan menyaring menjadi 50 peserta melalui wawancara tahap kedua, sedangkan audisi terakhir untuk mendapatkan 16 peserta yang bakal diberangkatkan ke luar negeri.

"16 peserta pelajar ini, nanti akan ditambah dua orang dari Duta Wisata Boyolali. Mereka akan menjalani karantina, latihan, hingga Juli atau Agustus dikirim ke luar negeri. Peserta duta seni ini, ke luar negeri akan memperkenalan sejumlah kesenian kebudayaan asal Indonesia, khususnya dari Boyolali," katanya.

Pada tahun ini, program duta seni Boyolali bakal dilakukan lebih selektif dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan panitia lebih selektif dalam pengukuran tinggi badan peserta, di mana untuk peserta putra minimal 165 sentimeter dan putri 160 sentimeter.

"Peserta dalam seleksi wawancara akan diwajibkan untuk menampilkan bakat mereka masing-masing. Pada waktu tes wawancara harus sudah mempersiapkan penampilannya, dan apa saja yang dimiliki harus dipersiapkan. Performa itu, peserta bisa menujukkan menari, pidato, bercerita, olahraga, dan sebagainya," katanya.

Ia berharap, peserta mempersiapkan sebaik mungkin untuk mengikuti seleksi program tersebut. Pendaftaran peserta mulai dibuka selama 10-17 Januari 2020 dengan berbagai persyaratan yang telah ditentukan.

Baca juga: Belasan pelajar duta seni Boyolali ke Eropa

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar