Pesan Alvarez untuk De Gea, terimalah perbedaan dengan lapang dada

id Pesan Alvarez untuk De Gea,terimalah perbedaan,dengan lapang dada

Pesan Alvarez untuk De Gea, terimalah perbedaan dengan lapang dada

Kiper utama MU, David de Gea. (twitter.com/manutd)

Jakarta (ANTARA) - Ingin menjalani hidup secara bijak? Silakan mencamkan pernyataan pelatih penjaga gawang Manchester United Emilio Alvarez kepada David De Gea sebelum melawan Barcelona yang diperkuat megabintang Lionel Messi.

Alvarez ingin agar De Gea menerima kenyataan apa adanya, terlebih merespons situasi diri sendiri dengan apa adanya, dan menerima segala perbedaan dengan lapang dada. Terbukti, bahwa penjaga gawang Manchester United itu tidak mampu menghalau Barcelona yang akhirnya meraih kemenangan di ajang Liga Champions pada pertengahan pekan lalu.

Manchester United kalah 0-1 dari Barcelona. Ini fakta yang tidak dapat disanggah, kenyataan yang sulit diabaikan. Persis, Alvarez ingin menggarisbawahi kenyataan itu kepada De Gea.

Alvarez seakan berperan sebagai murid dari filosof Yunani klasik Socrates yang mengajak setiap orang, siapa saja dari mana asalnya, agar merawat jiwanya dengan menerima kenyataan apa adanya.

Dengan merawat jiwa, orang menyadari siapa dirinya, kata Socrates. Di sini, Alvarez membantu De Gea agar mampu "melahirkan" kebijakan manakala melakoni laga melawan Barcelona di ajang Liga Champions.

Dengan menerima diri apa adanya, diharapkan skuad asuhan pelatih Ole Gunnar Solskjaer itu mampu meraih kemenangan di laga leg kedua ajang Liga Champions pada pekan depan.

Alvarez merupakan pelatih penjaga gawang sejak Jose Mourinho didaulat menjadi manajer Manchester United pada 2016. Kiprahnya tidak bisa dipandang sebelah mata, termasuk memoles De Gea menjadi kiper nomor wahid.

"Saat Anda bekerja, bersiaplah merespons segala perbedaan termasuk melawan salah satu tim terbaik di dunia," kata Alvarez yang kini berusia 47 tahun.

"Anda dapat saja menganalisis dia (Lionel Messi), dan melakukan segala persiapan agar mampu menghalau dia. Dia pemain brilyan."

"Melawan Leo, anda perlu belajar lebih banyak lagi, meski tidak ada jaminan juga anda mampu menghentikan dia," kata Dea Gea pula.

"Saya nyatakan Emilio pelatih kiper terbaik di dunia, dan jangan biarkan dia pergi," kata penjaga gawang Manchester United itu sebagaimana dikutip dari laman Manchester Evening News.

Baca juga: Barcelona kalahkan MU 1-0 berkat gol bunuh diri

Baca juga: Solskjaer akui comeback di Camp Nou akan jauh lebih sulit

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar