YG Entertainment putuskan kontrak eksklusif Seungri BIGBANG

id yg entertainment,Seungri BIGBANG

YG Entertainment putuskan kontrak eksklusif Seungri BIGBANG

Seungri (koreaindo)

Jakarta (ANTARA) - YG Entertainment telah memutuskan kontrak eksklusif dengan Seungri BIGBANG. Dalam sebuah pernyataannya, YG Entertainment juga meminta maaf atas kontroversi yang terjadi pada artisnya.

Sejak awal Maret, Seungri dituduh terlibat skandal “Burning Sun” dan dugaan mengedarkan sebuah video yang direkam secara tersembunyi seorang perempuan. Kini, dia telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian Seoul dan sedang menjalani penyelidikan.

Sebagai management yang memayungi Seungri, YG Entertainment pun memberikan pertanyaan resminya, seperti dilansir E!, Rabu.

"Halo, ini YG Entertainment.

Mulai dari skandal penyerangan klub baru-baru ini, yang melibatkan Seungri, kami ingin meminta maaf atas keprihatinan banyak orang, termasuk para penggemar, karena banyaknya kecurigaan dan kontroversi.

Setelah Seungri mengumumkan pengunduran dirinya pada 12 Maret, YG Entertainment telah menghormati permintaan Seungri untuk mengakhiri kontrak eksklusifnya.

Sebagai perusahaan manajemen artis, kami mengakui bahwa kami belum mengelola artis kami seperti yang seharusnya, dan kami sangat menyesal.

Akhirnya, YG Entertainment menyadari bahwa kami membutuhkan peningkatan besar, dan kami berjanji akan bekerja dengan semua eksekutif dan karyawan kami untuk dapat menerapkan peningkatan tersebut."


Pada Senin (11/3), Seungri BIGBANG memutuskan pensiun dari dunia hiburan di tengah berbagai tuduhan kriminal yang menerpanya.

"Akan lebih baik bagiku untuk pensiun dari dunia hiburan pada saat ini," kata dia di akun Instagramnya.

"Karena skandal ini terlalu besar, aku memutuskan untuk pensiun. Adapun penyelidikan yang sedang berlangsung, aku akan menangani penyelidikan dengan serius untuk menghapus semua tuduhan," ujarnya.

Baca juga: Jung Joon-young akui skandal distribusi video seks

Baca juga: Seungri BIGBANG pensiun dari dunia hiburan
Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar