Logo Header Antaranews Jateng

BTM 2019 targetkan transaksi Rp2 miliar

Jumat, 15 Februari 2019 17:43 WIB
Image Print
Jumpa pers BTM 2019. (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Bengawan Travel Mart (BTM) 2019 menargetkan transaksi sebesar Rp2 miliar seiring dengan besarnya potensi wisata di Kota Solo dan sekitarnya.

"Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan realisasi transaksi langsung kegiatan serupa tahun lalu, yaitu Rp600 juta," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Surakarta Hasta Gunawan di Solo, Jumat.

Meski demikian, untuk transaksi sesudah acara tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar. Oleh karena itu, pada tahun ini ia optimistis realisasi dapat tercapai.

Sama dengan tahun lalu, kegiatan tersebut akan berkonsep "business to business", yaitu antara pembeli atau agen perjalanan wisata dan penjual atau penyedia jasa di antaranya hotel, transportasi, dan restoran.

Ia mengatakan kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 17 s.d. 19 Februari 2019 dengan tema "Get Along The Archipelago".

Pada kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Surakarta Pri Siswanto mengatakan sebagai rangkaian acara ada sebanyak 50 peserta akan diajak mengunjungi destinasi wisata, baik heritage maupun event tradisi.

"Kegiatan yang menjadi tradisi Solo ini di antaranya Festival Jenang Solo, mengeksplorasi Museum Purba Sangiran di Sragen, dan wisata belanja batik di Omah Laweyan," katanya.

Sementara itu, Ketua BTM 2019 Wahyu Adi Wicaksono menyebutkan ada 70 pembeli potensial yang berasal dari beberapa daerah, di antaranya dari Makassar, Bali, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Flores, Bojonegoro, Malang, Bandung, Semarang Surabaya, dan Lombok.

Dengan mengeksplorasi sejumlah destinasi wisata tersebut, ia berharap ke depan para pembeli ini bisa mengajak banyak wisatawan datang ke Kota Solo.

"Kami juga akan ada 'table top' yang akan dilakukan di ruang Heritage Ndalem Gondosuli. Harapannya ada transaksi langsung di situ," katanya.



Pewarta:
Editor: Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026