Tarif naik, volume pengiriman barang Kantor Pos Surakarta turun 20 persen

id Kantor pos, tarif pengiriman

Tarif naik, volume pengiriman barang Kantor Pos Surakarta turun 20 persen

Pelayanan pengiriman Kantor Pos Gladak Surakarta (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - PT Kantor Pos Indonesia (Persero) menyatakan, kenaikan tarif pengiriman baik dokumen maupun paket telah menurunkan volume pengiriman dari masyarakat.

"Jika sebelumnya sekitar 1 ton/hari, saat ini turun menjadi sekitar?800?kg/hari. Jadi ada penurunan sekitar 20 persen," kata Wakil Kepala Kantor Pos Gladak Surakarta, Jawa Tengah, Zaenal Alamsyah di Solo, Senin.

Meski demikian, pihaknya berharap penurunan tersebut hanya berlangsung sementara mengingat masyarakat masih dalam tahap penyesuaian.

"Kenaikan biaya pengiriman ini tidak hanya terjadi di Kantor Pos tetapi juga perusahaan jasa pengiriman yang lain," katanya.

Menurut dia, kenaikan biaya pengiriman barang baik itu dokumen maupun paket karena mengikuti kenaikan tarif kargo pesawat.

"Untuk kenaikannya sejak 1 Januari?2019, sekitar?28-30?persen," katanya.

Ia mengatakan sebagai contoh setelah adanya kenaikan tersebut untuk tarif pengiriman barang dari Solo ke Palembang dengan berat?0-100?gram tarifnya Rp43.500?dan Solo-Banjarmasin dengan kelompok berat yang sama tarifnya Rp56.000.

"Saat ini kenaikan tarif hanya berlaku untuk pengiriman dari Solo ke sebagian wilayah Pulau Jawa, seperti Surabaya, Jakarta, Bandung dan seluruh daerah di luar Jawa," katanya.

Sebelumnya, dikatakannya, kenaikan tersebut juga dikenakan untuk pengiriman lokal, yaitu dari Solo ke Solo maupun dari Solo ke Soloraya. Ia mengatakan sebelum kenaikan, tarif pengiriman Rp7.000-9.000, sedangkan setelah kenaikan tarif kargo naik menjadi Rp9.000-11.000.?

"Namun saat ini sudah kembali normal, yaitu di tarif Rp7.000-Rp9.000. Pertimbangannya kenapa dikembalikan ke tarif normal karena pengiriman kan tidak menggunakan armada pesawat sehingga tidak terkena dampak kenaikan tarif kargo," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar