Pekerja konstruksi wajib dilindungi jaminan sosial

id pekerja konstruksi, wajib terdaftar, di bpjs ketenagakerjaan

Pekerja konstruksi wajib dilindungi jaminan sosial

Sejumlah pembicara bersama peserta sosialisasi berfoto bersama. (FOTO: Dok BPJS Ketenagakerjaan)

Kudus (Antaranews Jateng) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus mengingatkan perusahaan jasa konstrukri untuk mendaftarkan semua pekerja proyeknya ke dalam perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Sesuai Peraturan Pemerintah nomor 44/2015 dijelaskan bahwa setiap pemberi kerja jasa konstruksi wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjaanya dalam program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) kepada BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus Ishak saat sosialisasi pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi sektor Jasa Konstruksi di Hotel Griptha, Selasa.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus Ali Rifai, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus Teguh Riyanto serta Kepala kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kudus Ishak dan beberapa perwakilan badan usaha pelaksana proyek.

 Ia mengatakan jasa konstruksi yang dimaksudkan, yakni layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksana pekerjaan konstruksi dan layanan konsultasi pengawasan pekerjaan konstruksi.

 Sementara itu, pembicara lainnya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kudus Ali Rifai menghimbau bagi setiap kontraktor agar melindungi pekerjanya dengan cara mendaftarkan pekerjanya dengan program JKM dan JKK kepada BPJS Ketenagakerjaan.
    
Proyek-proyek yang wajib didaftarkan sebagai jasa konstruksi, yakni proyek-proyek APBD, proyek-proyek APBN, proyek-proyek swasta, dan lain sebagainya. 
 
Sementara jumlah jasa kontrsuksi yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 298 jasa konstruksi dengan total iuran sebesar Rp488,73 juta. ***4***
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar