
BNI kenalkan siswa pada dunia perbankan

Solo (Antaranews Jateng) - Bank Negara Indonesia (BNI) mengenalkan siswa sekolah pada dunia perbankan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2018.
"Tujuannya untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia dengan cara mengenalkan siswa pada dunia perbankan," kata Kepala Cabang BNI Slamet Riyadi Fahrulrazy di sela acara kunjungan 50 siswa Sekolah Menengah Al Firdaus di Solo, Rabu.
Ia mengatakan langkah tersebut seiring dengan program literasi keuangan yang tengah digalakkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurut dia, pada kesempatan tersebut para siswa diajarkan bagaimana cara melayani nasabah dan memahami berbagai macam produk dari BNI, salah satunya yang saat ini sedang gencar dipromosikan adalah "your all payment" (YAP).
"Produk ini dapat diunduh melalui aplikasi ponsel pintar. Hanya dengan `smartphone` nasabah bisa melakukan semua transaksi dengan berbasis aplikasi," katanya.
Sementara itu, dikatakannya, keterlibatan pelajar dalam rangka memperkenalkan industri perbankan efektif mengingat saat ini pemerintah sedang menggencarkan program simpanan pelajar (simpel).
"Untuk BNI sendiri ada dua program yang dibuka dengan basis simpel ini, yaitu Taplus Anak dan Tabungan Pendidikan Anak Sekolah (Tapenas). Untuk Taplus Anak bisa dibuka untuk usia sekolah, sedangkan Tapenas dibuka sejak anak lahir dan diprioritaskan untuk anak memasuki usia sekolah," katanya.
Ia mengatakan setiap tahunnya jumlah anak yang membuka simpel tersebut sudah cukup banyak. Berdasarkan data, pada 2017 sebanyak 12.948 nasabah yang membuka, baik melalui Taplus Anak maupun Tapenas.
"Sedangkan di tahun 2018 sejauh ini sudah mencapai 9.923 siswa," katanya.
Ia optimistis dengan meningkatnya literasi keuangan di masyarakat khususnya di kalangan pelajar, akan meningkat pula jumlah pelajar yang tertarik untuk membuka tabungan simpel tersebut.
Program pengenalan industri perbankan kepada siswa atau disebut dengan "field trip" pengenalan literasi keuangan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kota Solo tetapi juga serentak di kota lain.
"Totalnya ada sebanyak 25.250 murid di seluruh Indonesia yang kami libatkan dalam acara serupa," katanya.
Pewarta: Aries Wasita Widi Astuti
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
