
Bulog Surakarta mulai serap beras petani

Solo (Antaranews Jateng) - Perushaan Umumm Badan Urusan Logistik Subdivre III Surakarta mulai melakukan penyerapan beras petani seiring dengan memasukinya musim panen pertama pada tahun ini.
"Saat ini volume serapan kami per hari sekitar 300 ton-500 ton," kata Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Titov Agus Sabelia di Solo, Selasa.
Ia mengatakan totalnya ada sekitar 2.000 ton beras yang sudah diserap Perum Bulog Subdivre Surakarta. Meski demikian, ia enggan merinci berapa total stok beras yang saat ini dimiliki Bulog.
"Yang jelas cukup sampai bulan April, masyarakat tidak usaha khawatir. Kami akan terus serap beras dari petani," katanya.
Ia mengatakan pada puncak panen penyerapan beras yang bisa dilakukan Perum Bulog Subdivre III Surakarta mencapai 1.500-2.000 ton/hari. Hal itu wajar mengingat wilayah Soloraya merupakan salah satu lumbung padi nasional.
Dengan stok yang ada, katnya, Bulog memastikan akan terus menyalurkan beras kepada pedagang pada kegiatan operasi pasar yang akan berakhir tanggal 30 Maret 2018.
"Saat ini kemampuan kami sekitar 4 ton/minggu untuk para pedagang mitra kami yang ada di lima pasar tradisional di Kota Solo," katanya.
Terkait realisasi penyaluran beras OP yang dilakukan sejak awal tahun hingga saat ini sudah mencapai 70 ton, katanya.
"Sesuai rencana OP akan sampai akhir bulan ini, tetapi kalau sewaktu-waktu beras sudah sesuai HET maka kami akan hentikan program OP," katanya.
Pewarta: Aries Wasita Widi Astuti
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
