Tingkat hunian hotel di Solo melonjak

id hotel solo

Tingkat hunian hotel di Solo melonjak

Public Relations Manager Hotel Syariah Solo Paramita Sari Indah W (kanan) saat memberikan kartu elektonik atau Solo Great Sale Car 2018 kepada salah satu pengunjung hotel di Solo, Jumat. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)

Solo (Antaranews Jateng) - Tingkat hunian atau okupansi sejumlah hotel di Kota Solo, Jawa Tengah pada "long weekend" atau libur panjang kali ini melonjak cukup signifikan jika dibandingkan dengan akhir pekan biasanya.

"Di tempat kami kenaikan okupansi sampai 50 persen," kata Public Relations Manager Syariah Hotel Solo Paramitha Sari Indah W di Solo, Sabtu.

Ia mengatakan kenaikan tersebut terjadi mengingat banyaknya warga dari luar kota yang ingin berlibur ke Kota Solo. Selain itu, ada pula yang sengaja mudik ke kampung halaman namun lebih memilih menginap di hotel.

"Kebanyakan dari para tamu yang menginap itu rata-rata menggunakan fasilitas `online travel agent` (OTA)," katanya.

Dengan sistem "online", dikatakannya, para tamu bisa memesan kamar hotel sejak jauh hari.

Senada, Public Relations Novotel Solo Tiwik W mengatakan lonjakan tingkat hunian di hotelnya mulai terjadi sejak Kamis (15/2). Bahkan, dikatakannya, selama libur panjang akhir pekan kali ini tingkat okupansi di Hotel Novotel mencapai 100 persen.

"Tamu kami ini rata-rata bersifat `long stay`, sekitar tiga harian," katanya.

Sedangkan untuk Hotel Ibis, dikatakannya, tingkat okupansi mencapai 95 persen selama periode yang sama ini. Ia mengatakan sama dengan Novotel, para tamu Ibis juga bersifat "long stay".

"Bahkan sebagian dari tamu sudah masuk dari hari Kamis, selanjutnya mereka melakukan `check out` besok," katanya.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar