Dua titik longsor terjadi di Magelang

id longsor magelang,timpa tembok

Dua titik longsor terjadi di Magelang

Sebuah tembok warga Dusun Kebon Mentok, Desa Paripurno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, jebol tertimpa longsor. (Dok. BPBD Kabupaten Magelang)

Magelang (Antaranews Jateng) - Sedikitnya dua titik longsor terjadi di kawasan pegunungan Menoreh di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akibat hujan sejak Minggu (4/2) hingga Senin siang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto di Magelang, Senin, mengatakan bencana longsor tersebut terjadi di Dusun Kebon Mentok, Desa Paripurno, Kecamatan Salaman dan di Dusun Serut, Desa Bigaran, Kecamatan Borobudur.

"Longsor terjadi pada Senin pagi setelah daerah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang sejak hari Minggu (4/2)," katanya.

Ia menuturkan longsor yang terjadi di Dusun Kebon Mentok, Desa Paripurno merupakan longsor susulan.

Ia mengatakan material longsor mengenai dinding bagian belakang rumah milik Sajid (32) dan mengakibatkan sebagian tembok jebol.

Ia menyampaikan hari ini warga setempat melakukan kerja bakti untuk menyingkirkan material yang menutup tembok warga tersebut.

Edy mengatakan kejadian longsor di Dusun Serut, Desa Bigaran, Kecamatan Borobudur berdampak pada tertutupnya saluran air.

Ia menuturkan hujan yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan tebing setinggi lima meter dengan panjang tiga meter longor dan menutup saluran air dengan ketebalan materian 0,5 meter.

"Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian longsor tersebut. Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada jika terjadi hujan," katanya.

Menurut dia, titik wilayah di Kecamatan Salaman dan Kecamatan Borobudur merupakan daerah rawan longsor. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar