Logo Header Antaranews Jateng

Kios gratis di pasar Kliwon Kudus minim peminat

Kamis, 4 Januari 2018 19:10 WIB
Image Print
KUDUS - Seorang pedagang yang menempati kios di Pasar Kliwon Kudus, Jawa Tengah, secara gratis tengah menunggu pembeli, sedangkan kios lainnya tampak masih tertutup karena sepinya pengunjung yang berinat naik ke lantai tiga Pasar Kliwon. (Foto: Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus, (Antaranews Jateng) - Jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang tertarik memanfaatkan program menempati kios di Pasar Kliwon tanpa dipungut biaya sewa masih minim.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kepala Pasar Kliwon Sugito di Kudus, Kamis, awalnya jumlah peminat yang menempati kios di lantai tiga Pasar Kliwon Kudus tercatat 80 pelaku UMKM, sedangkan jumlah kios 300-an unit dengan berbagai ukuran.

Akan tetapi, lanjut dia, saat ini jumlahnya berangsur berkurang menjadi 30-40 UMKM yang masih bertahan untuk berjualan.

Program menempati kios di lantai tiga secara gratis, katanya, berlaku selama enam bulan, sejak September 2017 hingga Maret 2018.

Dinas Perdagangan Kudus belum bisa memastikan apakah program menempati kios selama enam bulan secara gratis tersebut akan diperpanjang atau tidak.

Pedagang yang menempati kios di lantai tiga Pasar Kliwon juga dituntut untuk kreatif dalam mempromosikan dagangannya kepada masyarakat luas sehingga pengunjung pasar juga tertarik naik ke lantai tiga.

Berdasarkan pemantauan, jumlah kios yang buka tidak banyak karena pengunjung pasar tidak banyak yang melalui lantai tiga.

"Kalaupun ada pengunjung yang melalui lantai tiga, hanya mereka yang memarkir kendaraannya di gedung parkir baru karena ada akses menuju pasar langsung dari lantai tiga," ujar salah seorang pedagang yang menempati kios di lantai tiga Pasar Kliwon, Nurmaningsih.

Meskipun demikian, lanjut dia, sejak September 2017 menempati kios tanpa harus membayar sewa sudah ada yang membeli pakaian yang dijualnya.

"Transaksi terbesar sekitar Rp300 ribu dalam sehari," ujarnya.

Hanya saja, kata dia, masih sering tidak ada penjualan sama sekali sehingga membuat pedagang lain yang menempati kios secara gratis jarang buka.

Ida, pedagang pakaian lainnya, mengaku belum bisa memastikan apakah berniat menyewa kios yang ditempati secara gratis karena program menempati gratis akan berakhir dalam waktu dekat.

"Jika pedagang lainnya memiliki keinginan yang sama untuk menyewa, tentu saya juga akan ikut karena jika harus berjualan sendiri tentu tidak berani karena suasana di lantai tiga cukup sepi," ujarnya.

Pedagang yang menempati kios di lantai tiga Pasar Kliwon tersebut, sebagian belum pernah berjualan di pasar tradisional, meskipun barang dagangan yang dijajakan merupakan buatan sendiri.



Pewarta:
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026