Logo Header Antaranews Jateng

Perkuat Balkondes, "Explore Borobudur" Diluncurkan

Jumat, 3 November 2017 16:17 WIB
Image Print
Seorang pengelola balkondes binaan PT TWC sedang melayani pembeli. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Anis Efizudin)

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) meluncurkan (soft launching) Jelajahi Borobudur (Explore Borobudur) bertajuk "Ride Around to Get The Unforgettable Experience" untuk mengajak wisatawan menikmati keindahan dan potensi wisata di desa-desa sekitar Borobudur.

Badan usaha milik negara (BUMN) sebagai instrumen pemerintah akan berperan aktif sebagai agen pembangunan guna mendorong percepatan pembangunan yang berorientasi pada pembangunan komunitas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu PT TWC berinisiatif membangun dan mengembangkan potensi wisata di kawasan Borobudur melalui paket "Explore Borobudur", demikian keterangan tertulis dari PT TWC yang diterima di Semarang, Jumat (3/11/2017).

Balai ekonomi desa (balkondes) menjadi salah satu komponen utama dalam paket "Explore Borobudur", di samping pemangku kepentingan lain, seperti pengrajin, industri rumah tangga, serta objek-objek wisata pendukung lainnya.

"Ini adalah periode aktivasi balkondes untuk menunjukkan karya-karya nyata yang akan semakin melengkapi keberadaan balkondes itu sendiri. Tujuannya untuk menciptakan aktivitas-aktivitas pada titik-titik keramaian di desa-desa sekaligus menyalakan lampu-lampu terang di kawasan Borobudur," kata Edy Setijono, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko.

Paket "Explore Borobudur" ini merupakan wujud sinergitas antarpihak yang melibatkan masyarakat, pemilik mobil VW, dan badan usaha masyarakat desa (bumades) dalam pengelolaannya.

Edy Setijono, biasa disapa Tio, juga menambahkan bahwa paket "Explore Borobudur" ini bertujuan untuk mendistribusi wisatawan ke kawasan Borobudur dengan menggunakan moda transportasi mobil VW Safari, mobildinas camat pada tahun 70-an.

Untuk tahap awal ada empat destinasi dalam paket "Explore Borobudur", yakni Observasi Tahu dan Explore Desa Tanjungsari (durasi 2 jam), Observasi Gerabah dan Explore Desa Karanganyar (durasi 2 jam), Belajar Gamelan dan Explore Desa Giritengah (durasi 3 jam), dan Wisata Alam dan Explore Desa Karangrejo (durasi 2 jam).

Sementara itu Camat Borobudur, Nanda Cahyadi Pribadi, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas terwujudnya Paket "Explore Borobudur".

"Semoga keberadaan paket Safari VW ini bisa membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pengembangan pariwisata. Kuncinya hanya satu, bersatu," kata Nanda.

Diharapkan dengan paket ini akan terjadi penyebaran keramaian di Balkondes, di kawasan, industri rumah tangga, masyarakat, dan potensi-potensi wisata alam lainnya.

Hal ini merupakan karya nyata dari BUMN dalam membangun negeri, sebagai program inisiasi percepatan perekonomian lokal melalui kegiatan pariwisata sekaligus mendekatkan BUMN pada masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan Borobudur.

Masyarakat harus dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah dalam menghadapi pertumbuhan kunjungan dua juta wisatawan mancanegara di kawasan Borobudur pada 2019, salahsatunya melalui program "Explore Borobudur".

Dengan demikian pendapatan masyarakat diharapkan meningkat, menciptakan kesempatan berusaha, dan dapat membuka lapangan kerja. Upaya ini sekaligus untuk memacu pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor pariwisata, demikian PT TWC.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026