
Nelayan Pesisir Selatan Cilacap Panen Ikan Layur

Cilacap, ANTARA JATENG - Nelayan di pesisir selatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, panen ikan layur, kata Ketua Rukun Nelayan Pandanarang, Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Tarmuji.
"Alhamdulillah dalam beberapa terakhir, hasil tangkapan berupa ikan layur sangat berlimpah," katanya di Cilacap, Minggu.
Menurut dia, nelayan dalam satu kali melaut dapat memperoleh ikan layur sebanyak 70-200 kilogram.
Ikan-ikan layur tersebut dijual dengan harga berkisar Rp15.000-Rp53.000 per kilogram yang bergantung pada ukuran ikannya.
Ia mengatakan ikan layur yang berukuran besar atau berkualitas bagus selanjutnya dijual ke pabrik pengolahan ikan untuk diekspor ke China.
Selain ikan layur, kata dia, beberapa jenis ikan lainnya juha banyak diperoleh nelayan saat melaut di perairan selatan Jawa Tengah, antara lain bawal dan tengiri.
"Namun mendominasi adalah ikan layur," katanya.
Lebih lanjut, Tarmuji mengatakan melimpahnya hasil tangkapan nelayan itu tidak lepas dari kebijakan pemerintah khususnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastutiyang melarang kapal-kapal asing mencari ikan di Indonesia.
Selain itu, kata dia, kondisi cuaca di wilayah perairan selatan Jawa Tengah cukup kondusif meskipun masih sering terjadi gelombang tinggi.
"Kondisi cuaca pada musim angin timuran kali ini berbeda dengan tahun lalu yang sering terjadi hujan sehingga nelayan mengalami masa paceklik yang panjang. Alhamdulillah tahun ini cerah sehingga nelayan bisa panen ikan," katanya.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
