
Wagub: Hari Buruh tidak harus Demo

Kesejahtaraan buruh itu tidak melulu uang, tetapi bisa fasilitas lain berupa BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan THR
Temanggung, ANTARA JATENG - Peringatan Hari Buruh tidak harus menggelar demonstrasi, tetapi lebih baik jika semua elemen bekerja sama membangun kebersamaan, kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko.
"Tugas pemerintah adalah pengayomi semua, pengusaha menciptakan lapangan kerja dan keberadaan buruh itu mutlak adanya untuk sebuah perusahaan," katanya pada peringatan Hari Buruh di Alun-Alun Temanggung, Senin.
Peringatan Hari Buruh di Kabupaten Temanggung diwarnai dengan jalan sehat diikuti ribuan buruh.
Jalan sehat dengan rute dari Alun-Alun Temanggung, Jalan A. Yani, Krekop, Jalan Sri Suwarno, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan S. Parman, hingga kembali finis di Alun-Alun Temanggung.
Hadir dalam peringatan Hari Buruh tersebut, antara lain, anggota DPD RI Bambang Sadono, Bupati Temanggung Bambang Sukarno, Wakil Bupati Irawan Prasetyadi, dan Kapolres AKBP Maesa Soegriwo. Mereka ikut jalan sehat membaur dengan masyarakat.
"Bangun kesejateraan dengan kebersamaan untuk kita semua, mudah-mudahan dengan peringatan Hari Buruh ini ke depan akan makin maju. Meskipun ada pabrik, tidak akan jalan kalau tidak ada pekerjanya. Kalau pabrik tutup, pengusaha rugi, pekerja juga rugi tidak dapat penghasilan," kata Wagub.
Sebaliknya, kalau industri berkembang investasi tumbuh lapangan kerja terbuka. Setelah mendapat penghasilan, mempunyai daya beli bisa membeli barang kebutuhan, seperti pangan. Ekonomi tumbuh kalau semua bekerja sama.
Ketua Panitia Peringatan Hari Buruh Kabupaten Temanggung Ikhsanudin mengatakan bahwa komunikasi yang baik dalam tripartit menjadi kunci utama kebersamaan, antara buruh, perusahaan, dan pemerintah.
Ia menuturkan bahwa upah minimum kabupaten (UMK) di Temanggung sendiri saat ini sebesar Rp1,4 juta. Namun, peningkatan kesejahteraan bukan berarti harus selalu dengan uang. Ada hal lain, seperti BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, kerja sama baik dan menciptakan iklim kondusif.
"Kesejahtaraan buruh itu tidak melulu uang, tetapi bisa fasilitas lain berupa BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan THR. Di perusahaan tempat kami bekerja, bahkan untuk cuti karena ada kerja sama baik tidak hanya 12 hari seperti undang-undang malah bisa 16 sampai 20 hari per tahun," katanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung Suminar Budi mengatakan bahwa sinergitas yang baik hingga tercapai hubungan harmonis ini merupakan kunci kebersamaan "May Day".
Ia berharap ada simbiosis mutualisme antara pekerja dengan perusahaan untuk kemaslahatan bersama.
Ketua Apindo Temanggung Heri Sadmoko mengatakan bahwa pemaknaan Hari Buruh tidak harus dimaknai dengan demo sebab merupakan hari ulang tahun buruh sehingga harus gembira, semangat, saling mengisi, dan saling membutuhkan.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
