Logo Header Antaranews Jateng

Polda Pantau Kesiapan Pembangunan Tol Hadapi Lebaran

Rabu, 12 April 2017 10:59 WIB
Image Print
Operator mengoperasikan alat berat pada proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang, di Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (22/3). Jalan tol sepanjang 75 kilometer tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang akan menghubungka

Batang, ANTARA JATENG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah terus memantau kesiapan pembangunan jalur tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2017.

Wakil Polda Jateng, Brigjen Polisi Indrajit di Batang, Rabu, mengatakan bahwa Polri ingin memastikan apakah jalan tol yang kini masih dalam proses pengerjakan tersebut bisa dilewati kendaraan pada "H-10" Lebaran.

"Saya ingin memastikan pada pelaksana jalan tol, seperti apa kondisi jalan ini ke depan. Jadinya kapan, targetnya seperti apa," ucapnya.

Kendati demikian, wakapolda berharap, `exit` tol bisa sampai Gringsing sehingga saat Lebaran sudah siap dilewati pemudik.

"Jangan sampai keluar (pemudik berkendaraan) di Pemalang karena nantinya arus lalu lintas di Pekalongan yang akan repot mengingat tidak ada jalan alternatif," ujarnya.

Ia mengatakan jalan adalah sendi kehidupan karena jika ada jalan maka semua lebih mudah, ekonomi akan maju, dan masyarakat juga akan menikmati.

Berdasar informasi, kata dia, pelaksana pembangunan jalan tol di wilayah Batang hingga Gringsing bisa memastikan jalan bisa dilalui pemudik pada "H-10" Lebaran meski kondisi jalan hanya masih berupa cor ringan.

"Nantinya, kendaraan kecil saja yang bisa melewatinya. Adapun kendaraan besar masih dilewatkan melalui pantura," katanya.

Kepala Kepolisian Resor Batang, AKBP Agung Juli Pramono menekan pada jajarannya tetap memonitor perkembangan situasi yang ada di wilayahnya.

"Selain itu kami mengajak jajarannya jauh hari untuk mempersiapkan diri sehubungan dengan rencana exit tol di Batang. Kita harus persiapkan dengan matang segala perencanaan untuk pengamanan menghadapi arus mudik Lebaran," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026