Logo Header Antaranews Jateng

Dikomplain Warga, Ganjar Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki

Senin, 19 Desember 2016 14:52 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memotret kerusakan jalan nasional ruas Bumiayu-Ajibarang di Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Senin (19/12). (Foto: Sumarwoto/ANTARAJATENG.COM)

Banyumas, Antara Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk segera memperbaiki ruas jalan nasional yang rusak meskipun baru sebatas penambalan agar aman dilalui kendaraan.

"Kami menyampaikannya sudah cukup lama, kira-kira dua bulan lalu, tapi responsnya ada problem uang, anggaran sudah akhir tahun, ada problem tenaga, problem alat, ada problem cuaca," katanya di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Senin.

Gubernur mengatakan hal itu kepada wartawan saat memantau kerusakan jalan nasional di ruas Wangon-Ajibarang, Pekuncen-Ajibarang, dan Ajibarang-Purwokerto.

Dia mengakui ruas jalan nasional yang terbuat dari aspal sangat rentan terhadap air terutama hujan sehingga mudah mengalami kerusakan.

Oleh karena itu, kata dia, harus dicari cara lain untuk mengantisipasi kerusakan jalan.

"Saya hanya butuh jaminan masyarakat pengguna jalan itu aman. Aman dulu, belum nyaman," katanya.

Terkait tidak adanya anggaran untuk perbaikan jalan rusak, dia menyarankan untuk mencari dana pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar (corporate social responsibility/CSR) guna menyelesaikan permasalahan tersebut karena tidak lama lagi akan ada liburan Natal dan Tahun Baru.

Ganjar mengaku banyak mendapat komplain dari masyarakat terkait jalan rusak beserta dampaknya yang disampaikan melalui jejaring sosial.

Menurut dia, kerusakan jalan nasional yang paling banyak dikomplain oleh masyarakat di antaranya ruas Wangon-Ajibarang, Prupuk-Bumiayu-Ajibarang, dan Wonosobo-Banjarnegara-Banyumas.

Kendati demikian, dia merasa senang dengan adanya komplain dari masyarakat yang disertai foto-foto sehingga terlihat faktanya.

Dia mengaku baru dari Jakarta dan setibanya di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, langsung mengecek kondisi jalan nasional khususnya di wilayah Kabupaten Banyumas.

Dalam perjalanannya dari Bandara Tunggul Wulung, dia melihat sejumlah kerusakan di ruas jalan nasional Wangon-Ajibarang dan Ajibarang-Pekuncen.

Berdasarkan data, kata dia, sedikitnya ada 500 titik jalan rusak di sekitar Ajibarang.

"Sampai tanggal 23 Desember harus beres, ditambali, lepas itu tahun 2017. Tahun 2017 sudah kita siapkan," katanya.

Dalam hal ini, kata dia, hingga tanggal 23 Desember 2016 akan dilakukan penanganan darurat berupa penambalan sedangkan pada bulan Januari 2017 dilakukan rekonstruksi ruas jalan Pejagan-Prupuk-Wangon.

Berdasarkan data Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Semarang yang ditunjukkan Gubernur kepada wartawan, perbaikan yang akan dilakukan di ruas Pejagan-Prupuk-Wangon berupa preservasi atau pemeliharaan jalan sepanjang 94 kilometer dan pelebaran jalan sepanjang 2 kilometer.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026