
BI Mulai Layani Penukaran Uang Baru

Semarang, Antara Jateng - Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah Jawa Tengah mulai melayani penukaran uang rupiah baru tahun emisi 2016.
"Untuk pecahan uang rupiah tahun emisi 2016 ini pendistribusiannya kepada masyarakat dilakukan secara bertahap karena uang yang kami terima dari Jakarta juga masih terbatas," kata Kepala Divisi Sistem Pembayaran BI Kanwil Jawa Tengah Eko Purwanto pada peluncuran pecahan uang rupiah tahun emisi 2016 di Semarang, Senin.
Penukaran khusus untuk masyarakat mulai dapat dilakukan pada hari Kamis (22/12). Untuk saat ini, penukaran baru dapat dilakukan oleh mitra dari perbankan.
Untuk langkah awal, pihaknya masih mendistribusikan kepada kantor-kantor BI di wilayah Jawa Tengah.
"Selanjutnya secara bertahap baru disampaikan kepada masyarakat. Pendistribusiannya nanti melalui perbankan, untuk perbankan ini sudah diberikan tetapi jumlahnya juga masih terbatas," katanya.
Nantinya, pihaknya tidak akan membuka mekanisme penukaran di kantor BI secara langsung melainkan penukaran dilakukan melalui mobil kas keliling.
"Meski demikian, ini juga masih sangat terbatas. Pada dasarnya begitu dapat dari pusat langsung akan kami distribusikan," katanya.
Dikatakan, karena jumlah masih terbatas, nantinya akan dilakukan pembatasan penukaran yaitu untuk uang kertas masing-masing maksimal 10 lembar untuk setiap pecahannya.
Sedangkan untuk uang logam maksimal satu rol untuk setiap pecahannya.
Meski uang rupiah baru tahun emisi 2016 telah resmi diedarkan, pihaknya menegaskan uang rupiah lama yang saat ini masih beredar masih dapat digunakan untuk bertransaksi.
"Sebelum ada surat keputusan pecabutan peredaran dari Bank Indonesia, uang rupiah yang lama masih bisa digunakan," katanya.
Untuk diketahui, tepatnya pada hari ini Presiden Joko Widodo bersama dengan Bank Indonesia meluncurkan uang rupiah baru tahun emisi 2016.
Para peluncuran tersebut, uang rupiah kertas terdiri dari pecahan Rp100.000 tahun emisi 2016 dengan gambar pahlawan nasional Soekarno-Hatta, pecahan Rp50.000 tahun emisi 2016 dengan gambar pahlawan nasional Djuanda Kartawidjaja, pecahan Rp20.000 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Sam Ratulangi, pecahan Rp10.000 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Frans Kaisiepo, pecahan Rp5.000 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Idham Chalid, pecahan Rp2.000 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Mohammad Hoesni Thamrin, dan pecahan Rp1.000 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Tjut Meutia.
Sementara itu, untuk uang rupiah logam terdiri dari pecahan Rp1.000 tahun emisi 2016 dengan gambar pahlawan nasional I Gusti Ketut Pudja, pecahan Rp500 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional TB Simatupang, pecahan Rp200 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Dr Tjiptomangunkusumo, dan pecahan Rp100 tahun emisi 2016 bergambar pahlawan nasional Herman Johannes.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
