Logo Header Antaranews Jateng

OPD Baru, Pengisian Pejabat Harus Kompeten

Jumat, 16 Desember 2016 20:11 WIB
Image Print
Ilustrasi (ANTARA Foto/Reno Esnir)

Semarang, Antara Jateng - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menegaskan penataan organisasi perangkat daerah (OPD) harus diisi oleh pejabat-pejabat yang kompeten.

"Kami berharap Pemerintah Kota Semarang bisa secepatnya melantik pejabat dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD)," kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Jumat.

Politikus PDI Perjuangan itu mengingatkan seiring dengan penataan OPD atau struktur organisasi tata kerja (SOTK) baru yang efektif mulai 2017 tentunya sudah disiapkan untuk penganggarannya.

Ia mengatakan bahwa penganggaran didasarkan pada peraturan yang ada sesuai dengan struktur organisasi yang baru karena banyak SKPD di lingkungan Pemkot Semarang yang dipecah atau disatukan.

"Kalau bisa, ya, segera dilantik (pejabat, red.) agar 2017 nanti langsung bisa bekerja. Yang jelas, seleksi pimpinan atau pejabat harus dilakukan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki," katanya.

Jangan kemudian, kata dia, pejabat baru nantinya hanya melakukan "copy paste" dari apa yang dilakukan pejabat lama karena tidak memiliki kompetensi yang mumpuni di bidang yang diembannya.

"Pejabat, pimpinan SKPD haruslah memiliki inovasi dan profesionalitas di bidangnya. Tidak kalah penting, (pejabat yang bersangkutan, red.) harus memiliki loyalitas kerja," tegasnya.

Supriyadi menambahkan bahwa pejabat baru begitu dilantik harus mampu membaur dengan masyarakat sesuai dengan bidang yang diembannya sehingga bisa memetakan persoalan-persoalan yang dihadapinya.

Apalagi, kata dia, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang sudah memiliki visi dan misi yang semestinya bisa dijalankan terus meski terjadi pergantian di struktur organisasi Pemkot Semarang.

"Kalau kami mendukung sekali seleksi pejabat seiring dengan penataan OPD dilakukan dengan sistem lelang jabatan. Pasalnya, bagaimanapun transparansi menjadi tuntutan pada era sekarang ini," katanya.

Menurut dia, banyak sekali pekerjaan rumah (PR) Pemkot Semarang yang harus segera ditangani, di antaranya penanggulangan rob dan banjir yang selama ini masih menjadi momok masyarakat.

"Makanya, dinas yang menangani setiap bidang harus dipimpin oleh orang yang profesional, inovatif, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi, red.)," pungkas Supriyadi.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026