Logo Header Antaranews Jateng

Aksi Begal di Kendal Digagalkan

Jumat, 21 Oktober 2016 19:32 WIB
Image Print
ilustrasi

Kendal, Antara Jateng - Seorang anggota Polsek Boja yang sedang bersendirian menggagalkan perampokan komplotan begal yang mencegat korbannya usai mengambil uang di BPD Boja, Kabupateh Kendal, Jumat.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan di Kendal, Jumat, mengatakan aksi heroik tersebut dilakukan oleh anggotanya yang menjabat sebagai Kepala Unit Intelijen Polsek Boja Aiptu Nur Effendi.

Ia menuturkan peristiwa tersebut bermula ketika dua nasabah BPD Boja atas nama Budiyono (48) dan Budi Santoso (41) warga Desa Getas, Singorojo, Kabupaten Kendal, mengambil uang sebesar Rp278 juta.

Usai mengambil uang, keduanya sempat mampir ke sebuah rumah makan sebelum pulang ke tujuannya.

Dalam perjalanan pulang, ban mobil yang dikendarai kedua korban tersebut ternyata kempes.

Ketika mengecek kondisi ban mobil itulah komplotan begal berjumlah empat orang menghampiri korban dan membawa kabur tas berisi uang Rp278 juta tersebut.

Aksi kejahatan tersebut dipergoki Aiptu Nur Effendi yang kebetulan melintas saat akan melaksanakan Salat Jumat.

Nur Effendi yang berhasil mengejar keempat pelaku kemudian seorang diri menghadapi komplotan itu.

Berbekal kemampuan beladiri, Kanit Intel Polsek Boja itu meringkus salah seorang pelaku setelah sempat bergumul melawan keempatnya.

Kapolres Kendal mengapresiasi keberhasilan anggotanya dalam membantu masyarakat tersebut.

"Cepat, tanggap, berani, dengan menggunakan beladiri membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan," katanya.

Adapun satu anggota komplotan begal yang tertangkap tersebut diketahui bernama Majid Wijaya (26) asal Desa Sida Kersa, Kecamatan Kayu Agung, Sumatera Selatan.

Komplotan begal tersebut diduga merupakan kelompok Palembang yang biasa menggunakan senjata api saat beraksi.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026