Logo Header Antaranews Jateng

Bulog Jateng Kirim 2.000 Ton Beras ke Provinsi Lain

Selasa, 30 Agustus 2016 14:41 WIB
Image Print
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Semarang, Antara Jateng - Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah mengirim sebagian stok beras ke provinsi lain dalam rangka meminimalisasi gejolak harga.

"Pengiriman antarpulau atau 'move nas' sebanyak 3.000 ton. Sudah 2.000 ton terkirim pada tiga minggu lalu," kata Kepala Bulog Divre Jateng Usep Karyana di Semarang, Selasa.

Menurut dia, beras yang dikirimkan ke provinsi lain tersebut diambilkan dari stok beras yang ada di Bulog Subdivre Semarang dan Pati. Untuk diketahui, dua subdivre tersebut hingga saat ini masih terus melakukan panen.

"Kelebihan ini bisa untuk mensuplai ke provinsi lain. Sisanya nanti akan kirimkan ke Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat," katanya.

Rencananya, pengiriman akan dilakukan melalui jalur laut. Nantinya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadwalkan akan melakukan pelepasan secara langsung di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Jumat (2/9).

Sementara itu, meski tidak menyampaikan jumlah pastinya, Usep menyatakan ketersediaan beras di gudang Bulog cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Maret 2017.

"Ketahanan stok kita bisa lebih dari enam bulan. Harapannya akan terus meningkat mengingat volume penyerapan masih cukup tinggi," katanya.

Dikatakan, hingga saat ini penyerapan beras yang dilakukan oleh Bulog Divre Jateng antara 2.500-3.000 ton/hari.

"Masih ada beberapa daerah yang melakukan panen kedua di tahun ini di antaranya Cilacap, Purworejo, Demak, dan Pati," katanya.

Dikatakan, dengan volume penyerapan tersebut pihaknya sudah memenuhi 85 persen dari target penyerapan tahun ini yaitu 505 ribu ton beras.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026