
UMM Masuk Klaster Utama Kinerja Penelitian PT

Magelang, Antara Jateng - Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) masuk klaster utama dalam penilaian kinerja penerilian perguruan tinggi 2013-2015 yang dikeluarkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
Rektor UMM, Eko Muh Widodo di Magelang, Senin mengatakan, melalui penataan sistem yang terus diterapkan, UMM berhasil memperbaiki diri dari waktu ke waktu. Prestasi yang berhasil diraihpun mengalami peningkatan dari waktu sebelumnya.
Ia mengatakan menandai semakin mapannya UMM sebagai perguruan tinggi sehingga dapat sejajar dengan perguruan tinggi mapan lainnya. Sebelumnya meraih peringkat ke-165 PT di Indonesia, kali ini UMM berhasil meraih peringkat ke-87 dari 1.477 PT di Indonesia dalam penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi tahun 2013-1015 yang dikeluarkan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti pada 18 Agustus 2016.
Ia menuturkan dalam penilaian kinerja penelitian PT tersebut terbagi dalam empat klaster, yakni mandiri, utama, madya, dan binaan.
Ia menyebutkan dari sebanyak 1.477 PT di Indonesia, ada 25 PT mandiri, 73 PT utama, 160 PT madya dan 1219 PT binaan.
Ia mengatakan penilaian kinerja penelitian PT dilakukan setiap tiga tahun sekali berdasar indikator-indikator capaian yang ditetapkan, yakni sumber daya penelitian, manajemen penelitian, dan output penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan.
Sumber daya penelitian meliputi sumber daya manusia, kelembagaan dan fasilitas penunjang penelitian serta sumber pendanaan.
Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) UMM, Suliswiyadi mengatakan keberhasilan menuju klaster utama merupakan capaian yang membanggakan.
Ia mengatakan implementasi di UMM berupa kinerja output beberapa karya ilmiah dosen yang terpublikasi pada jurnal internasional terindex Copus serta Thomson Reuters yang memiliki faktor dampak yang cukup signifikan.
Selain itu, katanya juga peningkatan tata kelola manajemen mutu kelembagaan LP3M UMM yang mulai mengimplementasikan 12 prosedur mutu sebagai standar minimal manajemen kelembagaan penelitian.
Faktor lain, yakni SDM peneliti UMM yang telah memiliki kultur dalam meraih hibah Kemenristekdikti maupun hibah lainnya. Disamping itu, pengumpulan data dengan kerja tim juga turut berperan dalam memberikan hasil yang signifikan.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
