
Tempat Pendingin Ikan Senilai Rp2,8 Miliar Dibangun di Pekalongan

Pekalongan, Antara Jateng - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, segera membangun gudang pendingin (cold storage) ikan berkapasitas 100 ton senilai Rp2,8 miliar.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Kelautan (DPPK) Kota Pekalongan Aris Sidharcahya di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa gudang pendingin itu dibangun untuk memberikan fasilitas pada pelaku usaha perikanan.
"Sekarang ini, keberadaan gudang pendingin ikan berkapasitas 30 ton belum mampu sepenuhnya untuk menyimpan ikan sehingga kami masih perlu membangun gudang yang sama berkapasitas 100 ton," katanya.
Lokasi gudang pendingin itu berada di kawasan Technopark Perikanan atau di sebelah pasar gudang pendingin ikan tradisional berkapasitas 30 ton.
Pembangunan gudang pendingin berkapasitas 100 ton itu merupakan bantuan dari Direktorat Penguatan Daya Saing Produk Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Adapun bangunan 'cold storage' kapasitas 100 ton ikan dengan pagu anggaran sekitar 2,8 miliar sudah dalam proses lelang. Lahannya pun sudah siap sehingga siap dimulai kegiatan fisiknya," katanya.
Ia mengatakan selama ini produksi ikan tidak mengenal musim yaitu terkadang ada masa paceklik dan berlimpah sehingga dengan adanya gudang pendingin itu akan berfungsi menjaga stabilitas stok maupun harga ikan.
Keberadaan gudang pendingin ikan itu disebutnya tidak hanya untuk mencari keuntungan melainkan untuk dimanfaatkan masyarakat.
"Hanya saja, agar fungsi maupun kemanfaatannya sesuai rencana yang diharapkan maka kami harus bekerja sama dengan daerah sekitar karena terkadang, produksi ikan di daerah lain berlimpah tetapi di Pekalongan kekurangan," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
