
Dua Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Selamat

Cilacap, Antara Jateng - Dua pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Slamet, Jawa Tengah telah ditemukan dalam kondisi selamat, kata Mulwahyono, Koordinator Badan "Search and Rescue Nasional (Basarnas)" Pos SAR Cilacap.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, Riza (16) dan Anwar (17) ditemukan oleh salah seorang petugas Dinas Pariwisata Kabupaten Tegal di jalur pendakian Guci pada pukul 11.00 WIB," katanya di Cilacap, Senin.
Menurut dia, petugas Dinas Pariwisata tersebut berpapasan dengan kedua pendaki itu saat yang sedang turun dari Gunung Slamet dalam kondisi sangat lemah.
"Kedua pendaki tersebut ditemukan di antara perkebunan teh dan hutan dengan jarak dari pos pendakian Guci sekitar 2 kilometer," jelasnya.
Menurut dia, kedua pendaki tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bumijawa, Kabupaten Tegal, untuk pemeriksaan lebih lanjut karena mereka mengalami syok dan hipotermia.
Ia mengatakan berdasarkan keterangan korban, selama tersesat di Gunung Slamet, mereka hampir sampai di puncak.
"Tepatnya di batas vegetasi. Korban bingung untuk arah pulang karena terhalang kabut sehingga tidak tahu arah. Mereka akhirnya turun lewat jalur pendakian Guci," katanya.
Seperti diwartakan, dua pendaki asal Desa Kedawung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Riza (16) dan Anwar (17) dilaporkan tersesat di Gunung Slamet.
Peristiwa tersebut berawal dari keberangkatan rombongan pendaki yang hendak naik ke Gunung Slamet pada Kamis (14/7) pagi sedangkan kedua korban menyusul pada siang harinya.
Oleh karena terjadi hujan deras, rombongan pendaki tersebut memutuskan untuk tidak jadi mendaki Gunung Slamet dan mereka pun turun.
Sementara Riza dan Anwar yang menyusul rombongan tersebut, dilaporkan menginap di tengah perjalanan.
Akan tetapi pada hari Jumat (15/7), Riza dan Anwar tidak bisa dihubungi sehingga keluarga bersama warga Desa Kedawung memutuskan untuk mencari kedua korban dan hingga hari Sabtu (16/7) keberadaan mereka belum diketahui.
Basarnas Pos SAR Cilacap yang menerima informasi tersebut pada hari Sabtu (16/7), pukul 23.00 WIB, langsung memberangkatkan satu regu Basarnas untuk bergabung dengan potensi SAR setempat guna mencari keberadaan kedua korban.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
