
Juliari Desak DED Pasar Johar Segera Dirampungkan

Semarang, Antara Jateng - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI Juliari P. Batubara mendesak detail engineering design (DED) revitalisasi Pasar Johar Semarang untuk segera dirampungkan.
"Informasi yang saya dapat dari Pak Wali (Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, red.), sekarang sudah penyusunan DED. Ya, saya berharap secepatnya dirampungkan," katanya di Semarang, Sabtu malam.
Hal itu diungkapkannya usai kegiatan buka bersama dan sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan mengundang pengurus PDI Perjuangan dari tingkat PAC hingga DPC dari empat kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Empat kabupaten/kota itu, yakni Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) I Jateng yang menjadi dapil Ari, sapaan akrab Juliari.
Ari mengingatkan pentingnya penyusunan DED untuk penghitungan anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi Pasar Johar pascakebakaran, mengingat kebutuhan anggarannya yang teramat besar.
"Ya, harus menunggu itu (DED, red.) dulu. Baru nanti bisa dihitung besaran anggarannya berapa. Sebab, nanti butuh dana dari APBN, APBD Provinsi Jateng, dan APBD Kota Semarang," katanya.
Sekarang ini, kata dia, pembahasan mengenai APBN perubahan sudah rampung sehingga tidak bisa dikejar pada tahun 2016 dan harus menunggu APBN 2017 untuk penganggaran revitalisasi Pasar Johar.
Kalau DED revitalisasi Pasar Johar bisa selesai pada tahun ini, lanjut anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi itu, bisa segera diajukan pada tahun depan.
"Saya rasa kalau semuanya lancar tidak lama (revitalisasi Pasar Johar, red.). Ya, mungkin 1 sampai 2 tahun cukup. Makanya, saya berharap DED bisa segera dirampungkan. Ya, harus secepatnya," pungkasnya.
Sebelumnya diwartakan, penyusunan DED revitalisasi Pasar Johar sudah dimulai Pemkot Semarang dengan mengundang para pakar di bidangnya dalam tahapan "kick off" DED Pasar Johar, Kamis (16/6).
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui "kick off" DED revitalisasi Pasar Johar itu merupakan langkah maju agar penyusunan DED pasar tradisional terbesar itu segera rampung.
"Pasar Johar bukanlah pasar tradisional biasa karena masuk bangunan cagar budaya. Tentunya revitalisasi harus dilakukan secara hati-hati dan melibatkan berbagai pihak," kata Ita, sapaan akrab Hevearita.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
