Logo Header Antaranews Jateng

Main di Kandang, Persis Takluk dari PSCS 0-1

Minggu, 29 Mei 2016 18:50 WIB
Image Print
ilustrasi Persis Solo

Solo, Antara Jateng - Tuan rumah Persis gagal meraih angka penuh setelah dikalahkan tamunya PSCS Cilacap 0-1 pada laga lanjutan Grup 3 turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B 2016 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengan, Minggu.

Pada pertandingan yang disaksikan sekitar delapan ribu penonton berlangsung seru karena kedua kesebelasan menampilkan permainan cepat dan saling menyerang.

Pada babak pertama, Persis yang terus menekan ke pertahanan PSCS secara bertubi-tubi belum mampu membuahkan hasil gol.

Justru Persis harus kehilangan satu pemainnya yakni Adrid Wibowo yang tidak bisa melanjutkan karena mengalami cedera kakinya setelah dilanggar oleh salah satu pemain belakang PSCS. Adrid akhirnya diganti Tinton Suharto.

Persis mendapat peluang pada menit lima melalui tendangan Bayu Andra dari tendangan bola mati, tetapi berhasil ditangkap kiper PSCS, Ega Rizky yang bermain tenang.

Persis kembali mendapatkan peluang emas untuk menjadi gol menit 18 melalui tendangan keras Dedi Cahyono, tetapi bolanya tipis melenceng di sisi kiri gawang, Ega Rizky. Dedi kembali mendapat peluang lagi menit 23, tetapi tendangannya berhasil ditangkap kiper Ega.

PSCS mendapat satu peluang menit 35 melalui Said Nurul, yang tinggal berhadapan dengan kiper Persis Aji Saka, tetapi tendangan nomor punggung delapan ini, masih lemah, sehingga bola berhasil diselamatkan. Kedudukan imbang 0-0 ini, bertahan hingga babak pertama usai.

Persis memasuki babak kedua memasukan pemain striker Yanuar untuk menggantikan Agung Budi untuk menambah ketajaman lini depan. Namun, Bayu Andara dan kawan-kawan terus melakukan tekanan dengan gencar belum mampu mebobol gawang PSCS.

Persis kembali mendapat peluang pada menit 51 melalui tendangan kaki Dedi Cahyono, tetapi bola lagi-lagi arahnya mampu terbaca oleh kiper Ega, sehingga selamatlah gawang PSCS.

Persis kembali mendapat peluang lagi menit 63 saat terjadi kemelut di depan gawang PSCS, tetapi Tinton kali ini yang tidak mampu memanfaatkan umpan silang dario Dedi, sehingga kedudukan masih imbang 0-0.

Persis justru kebobolan gawangnya menit 81 melalui tendangan keras yang dilakukan kaki kanan, Ugik. Gol Ugik ini, memanfaatkan umpan tarik yang dilakukan Bagus Nirwanto melalui serangan balik cepat, sehingga kedudukan menjadi 0-1 untuk PSCS.

Persis yang ketinggalan satu gol atas PSCS tidak mengendorkan serangan. Namun, Bayu Andra dan kawan-kawan belum mampu menembus pertahanan PSCS yang dijaga lima pemainnya, sehingga kedudukan 0-1 ini, tetap bertahan hingga pertandingan usai.

Wasit yang memimpin pertandingan antara Persis melawan PSCS, Bambang S. dari Malang mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Patrik Domal, Welly Siagian, dan Choiron semuanya dari PSCS.

Pelatih Aris Budi Sulistyo mengatakan puas dengan permainan anak-anak yang bekerja keras selama dua kali 45 menit. Ugik dan kawan-kawan akhirnya mampu memenangkan pertandingan atas tuan rumah Persis Solo.

"Anak-anak bekerja keras agar gawangnya tidak kebobolan. Kami target di Solo untuk mengambil satu poin, tetapi ternyata malah menang. hal ini berkat kerja keras anak-anak," katanya.

Menurut Aris Budi yang juga mantan pelatih Persis pada musim lalu, keberhasilan timnya dengan menerapkan strategi bertahan, dan menunggu dengan menempatkan lima pemain di lini belakang.

"Kami salah satu dengan serangan balik cepat berhasil membuahkan gol ke gawang Persis," kata Aris usia pertandingan.

Direktur Olahraga Persis Solo Totok Supriyanto, mengatakan, timnya memang belum memiliki pemain striker yang pas sehingga serangan yang dibangun sering kali gagal dimanfaatkan dengan baik oleh pemain depan.

"Selain itu, metal anak-anak yang dibebani harus menang main dikandang membuat mereka lupa pertahanan," kata Totok.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026