Logo Header Antaranews Jateng

Dugderan Tetap di Pasar Johar

Rabu, 18 Mei 2016 19:10 WIB
Image Print
Para peserta Karnaval Dugderan membawa maskot karnaval berupa patung hewan imajiner Warak Ngendok, saat melintas di Jalan Pemuda Semarang, Jateng, Senin (8/7). Karnaval Dugderan merupakan tradisi khas warga Kota Semarang yang digelar untuk menyambut

Semarang, Antara Jateng - Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah merencanakan pergelaran pasar rakyat Dugderan, tradisi tahunan menyambut datangnya bulan puasa tetap diselenggarakan di sekitar kawasan Pasar Johar.

"Pasar rakyat Dugderan berlokasi di sepanjang Jalan KH Agus Salim (depan Pasar Johar, red.) hingga Jalan Pemuda," kata Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko di Semarang, Rabu.

Menurut dia, pelaksanaan pasar rakyat Dugderan tahun ini tetap berlokasi di kawasan Pasar Johar yang karena para pedagang Pasar Johar pascakebakaran sudah menempati tempat relokasi sementara.

Pascakebakaran Pasar Johar, Pemkot Semarang membangun Lapak Sementara Pasar Johar yang berada di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang untuk menampung sekitar 4.000 pedagang.

"Tradisi pasar rakyat Dugderan yang melekat dengan simbol warak ngendog tetap di Jalan KH Agus Salim dan dekat dengan Masjid Agung Semarang (Masjid Kauman Semarang, red.)," kata Trijoto.

Sekretaris Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Kota Semarang Surachman menyatakan kesiapannya mengikuti keputusan pemerintah yang tetap menggelar pasar rakyat Dugderan di kawasan Pasar Johar.

"Kami mengikuti saja kebijakan pemerintah. Kalau sudah menetapkan arena Dugderan di Jalan KH Agus Salim dan Masjid Kauman Semarang, ya, kami ikut saja. Pelaksanaannya akhir Mei ini," katanya.

Hanya saja, Surachman berharap pergelaran pasar rakyat Dugderan yang biasanya diikuti oleh banyak pedagang dari luar daerah tidak terlalu lama digelar, yakni maksimal selama 10 hari.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Mualim meminta kawasan Pasar Johar jangan dipakai dulu untuk pergelaran pasar rakyat Dugderan untuk kelancaran pembangunan kembali Pasar Johar.

"Kami mohon kawasan Pasar Johar steril dari pedagang pasar rakyat Dugderan. (Dugderan, red.) Dipusatkan saja di kawasan MAJT Semarang karena para pedagang Pasar Johar juga sudah di situ," katanya.

Kalau kawasan Pasar Johar steril dari pasar rakyat Dugderan, kata politikus Partai Gerindra itu, pembangunan kembali Pasar Johar yang sekarang masuk tahap DED (detail engineering design) lancar.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026