Logo Header Antaranews Jateng

Persis Ditahan Imbang PSGC 1-1

Minggu, 1 Mei 2016 06:50 WIB
Image Print
Ilustrasi- Pemain Persis Solo Andrid Wibowo (21) berusaha menghindari hadangan sejumlah pemain PSIS Semarang saat bertanding di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (14/6/15). Pertandingan yang berakhir imbang dengan skor 1-1 tersebut diwarnai d

Solo, Antara Jateng - Persis gagal memenuhi ambisinya merebut tiga poin setelah ditahan imbang PSGC Ciamis dengan skor 1-1 pada pertandingan perdana turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B 2016 di Stadion Manahan Solo, Jateng, Sabtu malam.

Turnamen ISC B yang dibuka Kepala Polda Jateng Irjen Polisi Condro Kirono, menampilkan tuan rumah Persis Solo melawan PSGC yang disaksikan sekitar belasan ribu penonton tersebut berjalan menarik dan kedua kesebelasan saling menyerang.

Persis pada babak pertama langsung tampil menyerang dengan menekan ke pertahanan PSGC, tetapi rapatnya pertahanan tim asal Ciamis tersebut masih sulit ditembus oleh Bayu Andra dan kawan-kawan .

Persis pada babak pertama mendapat peluang melalui tendangan bola mati dari kapten Bayu Andra dari luar kotak pinalti, tetapi bolanya yang menyusur tanah berhasil ditangkap oleh kiper PSGC, Goni Rosidi yang bermain tenang.

Persis pada menit 44 mendapat peluang emas melalui Bayu Nugroho yang tinggal berhadapan dengan kiper Goni, tetapi tendangan bola melenceng tipis di kiri gawang PSGC sehingga kedudukan maih imbang 0-0.

PSGC mempunyai peluang satu-satu menit 35 melalui tendangan Saiful Amar, tetapi bola tipis di atas mistar gawang Persis yang dijaga Aji Saka, kedudukan 0-0 ini, bertahan hingga babak pertam usai.

Persis memasuki babak kedua memasuki Agung Wowot untuk menggantikan Catur Pamungkas, untuk menambah serangan menjadi hidup. Striker Yanuar juga ditarik keluar, dan memasukan Gianini Lestaluhu sehingga Persis mendapat banyak peluang.

Bahkan, Persis menit 49 sempat membuat gol melalui tendangan Bayu Nugroho, tetapi wasit menganulir. Karena, Bayu tertangkap dalam oleh hakim garis dalam posisi off side, sehingga kedudukan tetap 0-0.

Persis pada babak kedua terus melakukan tekanan melalui dua pemain sayapnya, Andrid Wibowo dan Dedi Cahyono yang sering membahayakan gawang PSGC. Namun, penyelesaian akhir yang tergesa-gesa melalui Akbar Riansyah menit 65 tendangan diblok kiper lawan.

Persis kembali mendapat peluang pada menit 77 melalui Andrid Wibowo, tetapi bola berhasil diblok kiper Goni sehingga belum mengubah hasil tetap imbang.

Persis serangan baru berhasil membuahkan gol ke gawang PSGC injury time tambahan waktu empat menit, melalui sundulan kepala oleh Fernando Pangajow sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim tuan rumah.

Namun, Persis satu menit kemudian harus menerima tendangan pinalti karena salah satu pemain belakang tangannya menyentuh bola di dalam kotak pinalti.

Pemain PSGC Andi Dwi Kurniawan melakukan eksekusi dengan baik tendangan pilnati sehingga menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1 hingga babak kedua berakhir. Wasit yang memimpin pertandingan Faulur Rosi (Aceh) dalam pertandingan itu, mengeluarkan tigga kartu kuning untuk Andi Dwi Kurniawan, Achmad Taufiq, M Taufan (PSGC), Eisman Maidullah (Persis).

Manajer PSGC Ciamis H.Herdiat S. mengatakan permainan antara Persis melawan PSGC berlangsung seru, dan pertandingan ini, seperti timnya bermain final.

"Timnya melawan Persis seperti bermain final, karena lawan memang berat," kata Herdiat.

Menurut dia, timnya sempat khawatir melawan Persis dengan suporternya yang fanatik, tetapi ternyata hal ini tidak terjadi. Suporter Pasoepati sangat spirit dan penyelenggaran Panpel juga bagus.

"Kami berterima kasih dengan Suparter Pasopati dan Panpel yang bersikap baik dengan timnya," katanya.

Menurut dia, timnya sangat bangga bisa bermain imbang melawan Persis setelah PSGC berhasil menyamanakan kedudukan melalui tendangan pinalti di menit 94, sehingga kedudukan menjadi 1-1.

Pelatih Persis Solo Widyantoro mengatakan tim pada babak pertama sempat demam banggung, sehingga lapangan tengah sering kalah bola melawan PSGC.

Namun, Persis babak kedua bisa mengubah posisi pemain dan serangan dengan mengandalkan kedua pemain sayap, ternyata berhasil banyak peluang yang terjadi.

Namun, Persis hanya bisa mencetak satu gol injury time melalui sundulan kepala Fernando, tetapi wasit memberikan hadiah pinalti kepada PSGC sehingga kedudukan menjedi imbang.

"Soal wasit kami terserah penonton yang menilai yang banyak merugikan tim tuan rumah," kata Widyantoro.



Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026