Logo Header Antaranews Jateng

Amankan UN, Polres Temanggung Terjunkan Polwan

Senin, 4 April 2016 10:05 WIB
Image Print
Ilustrasi. Polwan. (FOTO ANTARA/Eric Ireng)

Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Harjanto di Temanggung, Senin, mengatakan dalam pengamanan ujian nasional (UN) mengedepankan humanisme dengan menerjunkan 30 personel polwan yang tidak berseragam.

Berdasarkan pantauan, setiap sekolah penyelenggara UN terdapat dua polwan melakukan pengamanan dengan pakaian preman.

"Target utama kami mengamankan naskah ujian agar tidak terjadi kebocoran maupun kecurangan, tetapi kami tidak mengesampingkan humanisme agar anak-anak tetap nyaman dalam mengerjakan ujian," katanya.

Ia menuturkan dengan melibatkan polwan yang tidak mengenakan seragam diharapkan tidak ada kesan takut bagi para siswa.

Selain melakukan pengamanan UN di sekolah, katanya, polisi juga ikut mengamankan di tempat penyimpanan naskah soal UN di subrayon, yakni di SMAN 2 Temanggung dan SMKN 2 Temanggung.

Kepala SMK 17 Temanggung Susi Bintoro menyambut baik pengamanan yang dilakukan polwan di sekolahnya.

"Terima kasih atas kerja sama antara Polres dengan Dinas Pendidikan Temanggung yang mengirimkan dua personel polwan untuk pengamanan di sekolah kami. Kebetulan mereka tidak mengenakan pakaian dinas sehingga lebih nyaman untuk melihat situasi di sekolah," katanya.

Ia menuturkan sebanyak 193 siswa SMK 17 Temanggung dari lima jurusan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut dibagi menjadi tiga sesi.

"Alhamdulillah pada hari pertama UN sesi pertama ini berjalan lancar, mulai mengaktifkan komputer hingga mengerjakan soal berjalan aman," katanya.

Ia menuturkan guna mengantisipasi listrik PLN padam, pihaknya menyewa genset per hari Rp250 ribu jika tidak digunakan dan Rp750 ribu hingga Rp1 juta jika digunakan.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026