
Anggota Kodim Latihan Menembak

Dandim 0706/Temanggung Letkol Kav Zubaedi di Temanggung, Senin, mengatakan setiap anggota TNI dituntut selalu profesional dalam menjalankan tugas, salah satunya meskipun sudah berada di teritorial wilayah tetap harus mahir menggunakan senjata.
Ia mengatakan untuk menunjang profesionalisme tersebut anggota wajib mengikuti latihan menembak menggunakan senjata laras pendek maupun laras panjang.
Ia menuturkan latihan menembak ini dijalankan semua personel baik tamtama, bintara, maupun perwira.
"Latihan menembak ini program triwulan yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD untuk menembak menggunakan senjata ringan, khususnya pistol dan menembak senapan," katanya.
Ia menyebutkan latihan hari ini menembak menggunakan pistol jarak bidik 15 meter, kemudian pekan depan direncanakan menggunakan senjata laras panjang. Jarak bidik laras panjang adalah 100 meter, dengan posisi menembak tiarap, duduk, berdiri.
Ia mengatakan latihan menembak di wilayah teritorial secara umum berjalan dengan baik, hanya saja ada sedikit kendala karena senjata yang digunakan sudah berusia tua.
Ia menuturkan dengan senjata tua akan berpengaruh terhadap alur maupun bidikan, namun demikian hambatan itu bisa teratasi dengan pengelompokkan senjata yang masih bisa digunakan.
"Bagi kami TNI ada wajib kemampuan dasar, semua berlaku sama baik di satuan tempur maupun di wilayah. Sebagaimana perintah panglima kemampuan dasar itu di antaranya fisik harus prima yaitu kesamaptaan, lalu mahir menembak baik pistol maupun senapan laras panjang," katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
