Logo Header Antaranews Jateng

Pelaku Usaha Bentuk Forum "Mega Tidar"

Rabu, 20 Januari 2016 16:23 WIB
Image Print
Penjabat Wali Kota Magelang Rudy Apriyantono (kiri) mengukuhkan pengurus Forum UMKM "Mega Tidar" di Magelang, Rabu (20/1). (Anggit Pamungkas/Humas Pemkot Magelang).

"Forum ini terbentuk karena aspirasi pelaku UMKM. Kami ingin ada saling komunikasi untuk meningkatkan kesejahteraan dengan pengembangan produksi yang semakin berkualitas," kata Ketua Forum UMKM "Mega Tidar" Kota Magelang Faturozak.

Ia mengemukakan itu, setelah pengukuhan kepengurusan forum tersebut oleh Penjabat Wali Kota Magelang Rudy Apriyantono di aula kantor Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Pemkot Magelang di Magelang, Rabu.

Saat ini, di Kota Magelang tercatat 5.012 pelaku UMKM yang antara lain memproduksi kerajinan tangan, konveksi, dan makanan olahan.

Ia mengatakan forum tersebut akan melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan produksi para pelaku UMKM karena akan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja setempat.

"Terutama untuk mendiskusikan masalah pengemasan dan pemasaran. Kalau pemasaran bagus akan semakin banyak pesanan dan penjualan, penyerapan tenaga juga bertambah," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Faturozak mengapresiasi kebijakan pemkot setempat menyediakan secara khusus 12 los di Pasar Rejowinangun sebagai tempat para pelaku UMKM menggelar produknya.

"Karena semakin memberdayakan pelaku UMKM," ujarnya.

Kepala Bidang UMKM dan Fasilitasi Pembiayaan Diskoperindag Pemkot Magelang Sri Rejeki Tentamiarsih mengatakan dua di antara 12 los di pasar terbesar di wilayah eks-Keresidenan Kedu itu, untuk kantor dan pasar tertib ukur, yakni tempat pengecekan timbangan milik pedagang, sedangkan 10 los untuk pelaku UMKM yang tergabung dalam Forum UMKM "Mega Tidar".

Saat ini, pihaknya juga memiliki enam pendamping UMKM yang bertugas meningkatkan produksi para pelaku UMKM. Mereka bertugas di setiap kecamatan. Kota Magelang meliputi tiga kecamatan.

"Tugas mereka memfasilitasi permodalan, pendampingan, dan konsultan, juga terkait perizinan. Mereka juga menampung setiap aspirasi pelaku usaha," ujarnya.

Penjabat Wali Kota Magelang Rudy Apriyantono mengharapkan forum tersebut secara intensif melakukan berbagai programnya untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, terutama yang telah menjadi anggota.

"Kegiatan produksi mereka akan memberdayakan masyarakat sehingga bermanfaat pula dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan, serta mengembangkan potensi UMKM ke depan," imbuhnya.

Ia meminta anggota forum memanfaatkan dengan baik kelompok tersebut untuk saling berdiskusi dan berkomunikasi guna memperkuat daya saing produk UMKM Kota Magelang.

"Produk yang bagus akan menarik konsumen," katanya.(hms)



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026